3 Fakta Anies Baswedan dan Prasetio Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Korupsi Munjul

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengacungkan jempolnya saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 21 September 2021. KPK memeriksa Anies Baswedan sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC) atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengacungkan jempolnya saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 21 September 2021. KPK memeriksa Anies Baswedan sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC) atas kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi menjalani pemeriksaan dalam perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

    Keduanya dipanggil sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, pada Selasa, 21 September 2021.

    Lahan di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur menjadi sorotan pada awal 2021, setelah KPK mengendus dugaan korupsi dalam pengadaan lahan itu. 

    Dalam perkara ini, KPK menetapkan Direktur Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan; Direktur PT Adonara Propertindo, Tommy Adrian; Wakil Direktur PT Adonara, Anja Runtuwene; dan Rudy Hartono sebagai tersangka korupsi pengadaan tanah di Pondok Rangon dan Munjul, Jakarta Timur seluas 4,2 hektare pada akhir 2019.

    Berikut sejumlah fakta mengenai pemeriksaan terhadap Anies Baswedan dan Prasetio Edi Marsudi.

    1. Dicecar soal penganggaran pembelian tanah

    Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengaku dicecar penyidik KPK soal penganggaran pembelian tanah di Munjul.

    "Ditanya soal mekanisme saja, penganggaran dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) ke RPKD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah)," kata dia seusai diperiksa, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 21 September 2021.

    2. Ditanya program rumah

    Gubernur Anies mengatakan ada 8 peranyaan yang dilayangkan penyidik KPK soal program pengadaan rumah di DKI Jakarta. Anies mengatakan pertanyaannya mengenai landasan aturan dalam pengadaan rumah di Jakarta. 

    3. Harapan Anies Baswedan

    Dalam pemanggilan sebagai saksi, Anies berharap keterangan yang diberikannya akan membantu KPK menuntaskan kasus korupsi yang sedang diusut.

    Gubernur Anies Baswedan menjalani pemeriksaan hampir sekitar 5 jam. Ia mengaku dicecar 17 pertanyaan seputar program pengadaan rumah di DKI dan identitasnya.

    FRISKI RIANA
    Baca : Giring PSI Sebut Anies Baswedan Pembohong, Wagub DKI: Jangan Menuduh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.