Rencana Sentul City di Lahan Rocky Gerung dan Sekitarnya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara rumah milik pengamat politik Rocky Gerung di Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat, Senin 13 September 2021. Lahan seluas 800 m tersebut diklaim Sentul City. Sentul City mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasir Madang seluas 1.100 Ha yang berlokasi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang. TEMPO/Subekti.

    Foto udara rumah milik pengamat politik Rocky Gerung di Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Jawa Barat, Senin 13 September 2021. Lahan seluas 800 m tersebut diklaim Sentul City. Sentul City mendapatkan tanah tersebut sejak tahun 1990an dengan cara menerima pelepasan dari tanah HGU PTPN 11 Pasir Madang seluas 1.100 Ha yang berlokasi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bogor - Di balik sengketa lahan dengan aktivis Rocky Gerung, PT Sentul City Tbk rupanya sudah memiliki  rangkaian rencana untuk pembangunan dan pengembangan perumahan serta agrowisata di lahan yang mereka klaim dengan Sertifikat HGB nomor 2411 dan 2412, Blok 026 Gunung Batu, Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. "Tujuan utamanya adalah mengamankan dulu aset milik perusahaan sebagaimana mestinya dalam corporate action," kata Head Legalisir PT Sentul City, Faisal Farhan kepada Tempo. Rabu, 22 September 2021. 

    Selanjutnya, Sentul City akan menata asetnya sesuai izin lokasi yang dimiliki yakni untuk pemukiman perumahan dan agrowisata.

    Sebelum rencana realiasi pemukiman perumahan dan agrowisata yang akan dikembangkan sesuai izin lokasi itu, Divisi Land PT Sentul melaksanakan tanggung jawabnya mengamankan aset milik perusahaan. 

    Dalam pengamanan aset yang dilakukan Divisi Land, kata Farhan, ada masalah. Masalah itu berpangkal dari banyaknya biong tanah yang menjamur dan memperjualbelikan lahan yang merupakan aset milik Sentul. 

    Sentul mencoba menyelesaikannya dengan berbagai cara. "Karena banyak sekali illegal occupation, kami selesaikan dengan cara menertibkannya, baik dengan melakukan upaya kerjasama sewa pakai atau melalui proses hukum. Karena jelas kok kepastian hukumnya," kata Farhan.  

    PT Sentul City berseteru dengan Rocky Gerung  mengenai penguasaan dan kepemilikan lahan seluas 800 meter di blok Gunung Batu. Pihak Sentul bersikukuh bahwa lahan itu masuk dalam hak atau aset perusahaan yang sudah bersertifikat.

    Rocky Gerung mengklaim mengelola dan memiliki lahan  itu karena sudah membeli dari warga sejak 2009. Selain Rocky, Sentul City juga mensomasi 104 pemilik bangunan lainnya yang mereka tuding menduduki lahan mereka. 

    Baca: Sengketa Rocky Gerung Vs Sentul City dan Bayang-bayang Mafia Tanah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.