Covid-19 di Jakarta: Tambah 165 Kasus, Positivity Rate 1 Persen

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 165 pada Kamis, 23 September 2021. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan angka itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 20.418 spesimen.

    "Hasilnya 165 positif dan 18.211 negatif," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 September 2021.

    Menurut Dwi, Pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 25.667 orang. Hasilnya 47 positif dan 25.620 negatif.

    Angka kasus aktif hari ini turun 91. Dengan begitu, total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 2.192 orang.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 856.750. Pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 841.065 orang dan meninggal 13.493 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 98,2 persen dan kematian 1,6 persen.

    Persentase pasien positlif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 1 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,9 persen," ujar dia.

    Badan Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO) menetapkan standar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    #cucitangan #jagajarak #pakaimasker

    Baca: Dirlantas Polda Metro Jaya Sebut 43 Anggota Lapangan yang Gugur karena Covid-19

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.