Pasien COVID-19 di Kecamatan Tambora Tinggal Lima Orang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menggunting gelang pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 11 Agustus 2021. Jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir, seiring dengan menurunnya kasus harian Covid-19 di Ibu Kota. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Petugas menggunting gelang pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 11 Agustus 2021. Jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir, seiring dengan menurunnya kasus harian Covid-19 di Ibu Kota. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaJumlah pasien COVID-19 di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sampai saat ini tinggal lima orang. Tiga orang menjalani isolasi mandiri, dua di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. "Tinggal nunggu sembuhnya," kata Camat Tambora Bambang Sutarna saat dihubungi di Jakarta, Sabtu, 25 September 2021.

    Menurut Bambang, semakin menurunnya jumlah pasien di wilayahnya karena mayoritas warga sudah menerima vaksin.

    Vaksinasi massal sudah digelar di wilayah Tambora sejak Juni 2021. Hingga saat ini, capaian vaksin di Kecamatan Tambora, katanya, sudah mencapai 74 persen yakni 167 ribu warga.

    Target vaksin Tambora 221 ribu warga, tervaksin sekitar 74 sekian persen. "Tinggal cari 5,5 persen menuju zona hijau," kata Bambang.

    Hingga saat ini, pihaknya masih gencar melakukan vaksinasi massal. Hari ini ia mentargetkan seribu warga di wilayahnya tervaksin. Vaksin massal itu digelar di lapangan Jagung, Tanah Sereal, Tambora Jakarta Barat.

    "Gerai vaksin sudah dibuka sejak pukul 08.00 WIB tadi. Ini, Astrazeneca dan Sinovac dosis satu dan dua." Hingga pukul 10.00, tercatat ada 250 warga sudah mengikuti program vaksinasi massal ini.

    Bambang memastikan vaksinasi hari ini akan terus berjalan sampai jumlah peserta mencapai seribu orang.

    Baca: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 67 Orang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.