Kerusuhan di Legok Berawal dari Truk Tanah Tabrak Rumah Warga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kerusuhan. Getty Images

    Ilustrasi kerusuhan. Getty Images

    TEMPO.CO, Tangerang-Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Agus Suryana mengatakan kerusuhan di pertigaan LG Jalan Raya Legok pada Sabtu malam 25 September merupakan rentetan dari dari truk tanah menabrak rumah warga. "Akibatnya merusak rumah dan dua unit sepeda motor," kata Agus, Ahad, 26 September 2021.

    Truk tanah sumbu III yang dikemudikan Miskari menabrak rumah warga milik Taufik Hidayat di Kampung Cirarab, Legok pada Rabu, 22 September pukul 01.25

    Taufik yang tak berterima rumahnya ditabrak, memukuli Miskari. "Namun bisa didamaikan dengan kesepakatan dan pemilik truk tanah membayar ganti rugi Rp 20 juta," kata Agus.

    Miskari melaporkan Taufik ke Polsek Legok dengan tuduhan penganiayaan. Polsek Legok menangkap Taufik untuk dimintai keterangan. "Warga akhirnya menggeruduk Polsek Legok mempertanyakan penahanan Taufik." 

    Pada saat yang hampir bersamaan, Operasi Patuh Jaya digelar di jalan raya Legok memicu kemacetan panjang dari Legok hingga Parung, Bogor. Saat macet panjang itu, sopir truk tanah mengaku dimintai pungli oleh petugas Dishub. "Tapi kami pastikan pungli diduga dilakukan di daerah Parung Bogor, bukan petugas Dishub Kabupaten Tangerang," kata Agus.

    Sabtu, 25 September pukul 20.10, datang segerombolan massa, berdemonstrasi dan mencoret-coret pos pantau Dinas Perhubungan Kabupaten yang berada di simpang LG Desa Cirarab, Legok.

    Massa mengubah tulisan Pos Pantau menjadi Pos Pungli. "Ada dugaan aksi vandalisme itu karena adanya pungli dalam pelaksanaan operasi itu," kata Agus.

    Menurut Agus, operasi Polsek Legok, tidak melalui permohonan bantuan personel melalui surat kepada Dinas Perhubungan

    Sekitar pukul 19.30 puluhan orang membakar ban di pertigaan LG. Dilanjutkan dengan melempar batu dan merusak truk tanah yang melintas di lokasi. Sebanyak tiga unit truk tanah dilaporkan rusak dan pukul 22.00 situasi dapat dikendalikan. "Massa bubar," kata Agus.

    Baca: Pemkab Tangerang: Kerusuhan di Legok Dipicu Masalah Truk Tanah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.