Bupati Bogor Ade Yasin: Waspada Potensi Banjir di 18 Kecamatan Besok dan Lusa

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi jembatan perbatasan Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Nanggung yang terputus di Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 7 September 2021. Ambruknya jembatan yang disebabkan banjir bandang aliran Sungai Cidurian itu mengakibatkan akses jalan warga antar Kecamatan terputus. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Kondisi jembatan perbatasan Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Nanggung yang terputus di Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 7 September 2021. Ambruknya jembatan yang disebabkan banjir bandang aliran Sungai Cidurian itu mengakibatkan akses jalan warga antar Kecamatan terputus. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bogor -Bupati Bogor Ade Yasin, mengingatkan warganya agar waspada atas potensi banjir di 18 kecamatan wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 28-29 September 2021, sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    "Saya mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk mewaspadai terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung," ujarnya di Cibinong, Bogor, Senin, 27 September 2021.

    Menurut Ade Yasin sebanyak 18 kecamatan yang berpotensi banjir ataupun banjir bandang pada dua hari tersebut yaitu Klapanunggal, Gunungputri, Cibungbulang, Cibinong, Bojonggede, Kemang, Rancabungur, Dramaga, Sukaraja, Ciampea, Ciomas, Tamansari, Babakan Madang, Ciawi, Citeureup, Cijeruk, Tenjolaya, dan Pamijahan.

    Ia menyebutkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) dari BMKG, sebanyak 18 kecamatan tersebut berstatus waspada banjir dan banjir bandang.

    Ade Yasin juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar lebih hati-hati. Beberapa aliran sungai di Kabupaten Bogor seperti Cileungsi, Cikeas, Cidurian, Cibanten, Cisadane, Cibeet dan Ciliwung.

    "Mohon waspada sampai masuk ke musim hujan pada Oktober 2021. Namun meski dalam kondisi waspada, masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang, serta tetap menjaga Protokol Kesehatan, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19," kata Ade Yasin yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

    Sementara, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Citeko Bogor, Fatuhri Syabani menyebutkan bahwa potensi cuaca ekstrem dengan status waspada tersebut juga diprediksi terjadi di 17 provinsi lainnya selain Jawa Barat.

    "Dari rilis BMKG hari ini wilayah Jawa Barat pada fase waspada saja bukan siaga," kata Fatuhri saat dikonfirmasi terkait pesan Bupati Bogor itu.

    ANTARA
    Baca : Anomali Pandemi Covid, Temuan Lekas Soal PSK Bogor: Terdampak tapi Bertambah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.