Polisi Ultimatum Satu Buron Pembunuhan Paranormal di Tangerang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polda Metro Jaya saat merilis kasus penembakan ustad bernama Armand alias Alex di Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang. Selasa, 28 September 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Polda Metro Jaya saat merilis kasus penembakan ustad bernama Armand alias Alex di Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang. Selasa, 28 September 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengultimatum satu buron berinisial Y yang turut membantu pembunuhan paranormal yang biasa disapa Ustad Alex di Tangerang. Y menjadi berperan sebagai penghubung antara dua eksekutor berinisial K dan S dengan otak pembunuhan berinisial M. 

    "Kami kasih waktu 3x24 jam untuk segera menyerahkan diri kepada Polda Metro Jaya atau Polres Tangerang Kota, kami sudah tahu identitasnya, tim masih bergerak di lapangan, kami akan tindak tegas," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 28 September 2021. 

    Yusri menerangkan, dalam kasus ini Y menerima upah sebesar Rp10 juta atas jasanya menghubungkan tersangka M dengan K dan S. Sedangkan untuk kedua pembunuh bayaran itu, M memberikan upah Rp 50 juta dan sepucuk senjata api jenis Glock kaliber 32mm. 

    "K dan S kami tangkap saat akan kabur menuju Sumatera," ujar Yusri. 

    Penembakan terhadap pria 43 tahun yang kerap disapa Ustad Alex ini terjadi pada Sabtu, 18 September 2021. Akibat peristiwa itu, paranormal itu terluka di bagian pinggang dan meninggal saat dilarikan ke rumah sakit. 

    Dari buku daftar tamu di tempat Alex membuka praktik pengobatan alternatif, penyidik menemukan nama M. Saat ditangkap, M mengaku memang memiliki dendam terhadap paranormal yang telah meniduri istrinya pada tahun 2010.

    Korban menyetubuhi istri M dengan dalih untuk memasang susuk. Tindakan bejat Alex itu baru diketahui M pada tahun 2019. Pada saat itu M memaafkan istrinya dan tak mengungkit kasus itu. 

    Belakangan M mengetahui Alex juga meniduri kakak iparnya. M sakit hati karena Alex meniduri istri dan kakak iparnya. Dia lantas mencari pembunuh bayaran untuk menghabisi Alex. 

    Para tersangka pembunuhan paranormal di Tangerang itu dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam dijerat dengan hukuman seumur hidup hingga hukuman mati. 

    Baca juga: Pembunuhan Paranormal di Tangerang, Pelaku Dendam Istri dan Kakak Ipar Ditiduri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Biarkan Satu Teman Yang Toxic Mempengaruhi Anda

    Berikut 5 tanda persahabatan yang beracun atau Toxic friendship, perlu evaluasi apakah harus tetap berteman atau cukup sampai di sini.