Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jakarta Peringkat ke-46 Sebagai Kota Aman, Skornya di bawah Rata-rata

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Ilustrasi jalanan lengang di Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Ilustrasi jalanan lengang di Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Jakarta menempati urutan ke-46 dengan skor 56,4 sebagai kota aman di dunia. Nilai DKI secara keseluruhan di bawah rata-rata kota lain, yaitu 66.1. Untuk ukuran wilayah Asia Tenggara, Jakarta tertinggal dari Kuala Lumpur, Malaysia di peringkat ke-32 dan Singapura di peringkat ke-3.

Laporan ini dibuat oleh The Economist Intelligence Unit yang merilis laporan berjudul The Safe Cities Index 2021. Laporan ini mengukur skor keamanan 60 kota di dunia melalui 4 indikator, yaitu keamanan digital, kesehatan, infrastruktur, keamanan individu, dan lingkungan.

Jika dibedah per indikator, nilai terendah Jakarta berada di faktor keamanan digital. Ibu Kota Republik Indonesia ini hanya mendapatkan skor 38.0 atau tiga terbawah dalam urusan keamanan digital.

Sementara skor tertinggi dicapai Jakarta dalam urusan keamanan lingkungan. Kota yang saat ini dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan ini mendapatkan skor 73.7 dan bertengger di peringkat ke-30 untuk indikator tersebut.

Laporan The Economist Intelligence Unit menempatkan Kopenhagen sebagai kota teraman di dunia. Ibu Kota Denmark ini ada di puncak dengan skor 82.4. Sementara peringkat terbawah ditempati Kota Yangon, Myanmar.

Dalam bab kesimpulan laporan itu disampaikan bahwa Covid-19 telah mendorong agenda keamanan kota menjadi lebih luas, setidaknya dalam empat indikator di atas. Hal itu karena Covid-19 telah menimbulkan bahaya kesehatan, khususnya untuk orangtua dan pemilik komorbid.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kedua, upaya penanganan pandemi telah membuat banyak hal diabaikan untuk beberapa waktu. Sebagai organisme biologis, manusia membutuhkan kota dengan berbagai aset, tidak hanya soal perawatan kesehatan, tetapi juga infrastruktur dan lingkungan untuk mengatasi berbagai masalah yang muncul ketika virus menyerang.

Ketiga, pandemi Covid-19 telah mengingatkan tentang risiko apa yang akan dihadapi manusia. Banyak kota tidak siap, setidaknya untuk menghadapi beberapa kerentanan yang muncul akibat lockdown.

Pada akhirnya, penelitian ini dibuat untuk mengkaji ulang tentang kota yang akan kita tinggali, mempertimbangkannya kembali, serta melihat bahaya, untuk mencapai kota yang aman, berkelanjutan, dan layak huni.

Baca juga: LIPI Bentuk Tim Pelaksana Keamanan Siber di Indonesia

M YUSUF MANURUNG

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Demokrat Desak Anies Segera Umumkan Cawapres: Ini Menghambat Konsolidasi

6 jam lalu

Bakal calon presiden Anies Baswedan (kiri) menyapa relawan saat kunjungan ke Rumah Temu Relawan Duren Tiga di Jakarta, Jumat 4 Agustus 2023. Kunjungan tersebut dalam rangka safari politik sekaligus bersilaturahim bersama relawan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Demokrat Desak Anies Segera Umumkan Cawapres: Ini Menghambat Konsolidasi

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief meminta bakal calon presiden Anies Baswedan segera mengumumkan pendampingnya di Pilpres 2024


Kukuh Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Surya Paloh: Kepentingan Publik Jauh Lebih Berarti dari Pragmatisme Partai

11 jam lalu

Bakal Calon Presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saling memberi hormat dalam Apel Siaga Perubahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 16 Juli 2023. Partai NasDem menggelar Apel Siaga Perubahan yang merupakan agenda konsolidasi partai jelang Pemilu 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kukuh Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Surya Paloh: Kepentingan Publik Jauh Lebih Berarti dari Pragmatisme Partai

Surya Paloh mengatakan mengusung Anies Baswedan bukan hanya berdasarkan satu aspek saja, melainkan banyak perspektif yang dipahami.


Desak Anies Baswedan Segera Umumkan Nama Cawapres, Demokrat Sebut Tidak Ada Alasan Rasional untuk Penundaan

11 jam lalu

Bakal calon presiden Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono usai menyaksikan pertandingan voli timnas Indonesia melawan Vietnam di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 22 Juli 2023. TEMPO/Ima Dini Shafira
Desak Anies Baswedan Segera Umumkan Nama Cawapres, Demokrat Sebut Tidak Ada Alasan Rasional untuk Penundaan

Demokrat menjelaskan alasan kenapa Anies Baswedan harus segera mengumumkan nama cawapres pendampingnya.


Profil Joko Agus Setyono, Sekda DKI yang Sebut 4 Proyek di Era Anies Salah Sejak Lahir

13 jam lalu

Joko Agus Setyono resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Selasa, 15 Februari 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Profil Joko Agus Setyono, Sekda DKI yang Sebut 4 Proyek di Era Anies Salah Sejak Lahir

Sekda DKI Joko Agus Setyono menyebut 4 proyek di era Gubernur Anies salah sejak lahir. Pernyataannya menuai reaksi dari PKS. Berikut profilnya.


Kilas Balik Sekda DKI Sebut 4 Proyek di Era Anies Baswedan Salah Sejak Lahir

14 jam lalu

Joko Agus Setyono resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Selasa, 15 Februari 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Kilas Balik Sekda DKI Sebut 4 Proyek di Era Anies Baswedan Salah Sejak Lahir

Pernyataan Sekda DKI yang menyebut ke-4 proyek di era Gubernur Anies Baswedan salah sejak awal. Berikut kilas balik peristiwanya.


Sekda DKI Kritik JIS dan TIM, Politikus PDIP Usul Dikelola Dinas Terkait

15 jam lalu

Tampilan Jakarta International Stadium (JIS) yang dijadikan opsi untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023 pada November-Desember mendatang, pada Rabu, 19 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Sekda DKI Kritik JIS dan TIM, Politikus PDIP Usul Dikelola Dinas Terkait

Anggota Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengusulkan JIS dan TIM dikelola organisasi perangkat daerah


Struktur Tim Pemenangan Anies Baswedan Dibahas, Tim 8 akan Usulkan Sejumlah Nama

17 jam lalu

Anies Baswedan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY. Tim kecil Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut hadir di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Februari 2023.
Struktur Tim Pemenangan Anies Baswedan Dibahas, Tim 8 akan Usulkan Sejumlah Nama

Anies Baswedan telah memberikan arahan kepada tim 8 untuk mempersiapkan langkah-langkah pemenangan menjelang Pilpres 2024.


Status Pandemi Dicabut, Simak Jadwal Operasional Bank Indonesia yang Kembali Normal per 14 Agustus 2023

18 jam lalu

Logo atau ilustrasi Bank Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto
Status Pandemi Dicabut, Simak Jadwal Operasional Bank Indonesia yang Kembali Normal per 14 Agustus 2023

Bank Indonesia resmi menerapkan jadwal normal untuk kegiatan operasional dan layanan publik. Hal ini sesuai dengan pencabut status pandemi Covid-19.


Tuntutan Keluarga Korban ke Pembunuh Mahasiswa UI, Kata Eks TGUPP Anies soal JIS dan TIM jadi Top Metro

22 jam lalu

Altafasalya Ardnika Basya alias AAB (23 tahun), mahasiswa UI yang membunuh adik kelasnya saat ditangkap polisi, Jumat, 4 Agustus 2023. Dok. Istimewa.
Tuntutan Keluarga Korban ke Pembunuh Mahasiswa UI, Kata Eks TGUPP Anies soal JIS dan TIM jadi Top Metro

Pelaku pembunuhan mahasiswa UI menyesal dan meminta maaf, tapi keluarga korban mendesak pelaku dihukum mati


JIS, TIM, Equiestrian dan Velodrome Disebut Salah Sejak Lahir, TGUPP Era Anies Angkat Bicara

1 hari lalu

Tampilan Jakarta International Stadium (JIS) yang dijadikan opsi untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023 pada November-Desember mendatang, pada Rabu, 19 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
JIS, TIM, Equiestrian dan Velodrome Disebut Salah Sejak Lahir, TGUPP Era Anies Angkat Bicara

Menurut Tatak, jika cara pandang Sekda DKI menganggap BUMD sebagai entitas bisnis murni, TIM, JIS, Velodrome dan Equiestrian akan dianggap salah.