Kawasan Puncak Hujan Deras, Bendung Katulampa Siaga IV

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi debit air Bendung Katulampa yang berstatus siaga 3, di Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021.  ANTARA/Arif Firmansyah

    Kondisi debit air Bendung Katulampa yang berstatus siaga 3, di Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Hujan di daerah hulu Sungai Ciliwung yakni kawasan Puncak dan Cisarua menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa naik hingga 80 sentimeter dan berstatus siaga IV. 

    "Tadi sebelum maghrib, pukul 17.02 WIB tinggi muka air hingga 80 cm. Tapi sekarang udah mulai turun lagi, tadi jam 18.00 sudah di 60 cm," ucap Kepala Koordinator Tugas Bendung Katulampa Andi Sudirman kepada Tempo, Selasa, 12 Oktober 2021.

    Andi mengatakan penyebab utama kenaikan TMA Katulampa adalah hujan di Puncak, yang menjadi hulu Ciliwung. Begitu hujan mereda, TMA pun ikut turun.

    Namun Andi memperingatkan warga bantaran Kali Ciliwung tetap harus siap siaga terhadap risiko banjir akibat hujan yang mungkin terjadi di wilayah Bogor seperti Cibinong dan Depok. 

    "Tetap siaga dan waspada karena hujan juga terjadi di wilayah Bogor lainnya, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Jangan sampai hal yang tak terduga terjadi," kata Kepala Koordinator Tugas Bendung Katulampa itu. 

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Katulampa Level 4 Pasca Hujan di Kota Bogor, Warga Diminta Waspada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.