Lantik Pejabat DKI, Pesan Anies Baswedan: Tuntaskan Semua Target Janji Gubernur

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto dan Bupati Kepulauan Seribu Junaedi serta tiga pejabat eselon II Pemprov DKI, Jumat 4 September 2020. Dok Humas Pemprov DKI

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto dan Bupati Kepulauan Seribu Junaedi serta tiga pejabat eselon II Pemprov DKI, Jumat 4 September 2020. Dok Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Anies Baswedan mengatakan proses mutasi pegawai, seperti promosi dan pergantian jabatan di lingkungan instansi pemerintahan merupakan hal biasa. Hal itu ia sampaikan dalam acara pelantikan tujuh pejabat DKI eselon dua di Balai Kota hari ini, Rabu, 13 Oktober 2021.

    "Pelantikan hari ini merupakan proses regenerasi, penyegaran organisasi sehingga perjalanan pemerintahan lebih baik dari waktu ke waktu," ujar Anies dalam keterangan tertulis resminya.

    Anies mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu sudah memenuhi ketentuan yang direkomendasikan KASN. Hal itu juga merupakan hasil uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemprov DKI.

    Adapun ketujuh pejabat yang dilantik hari ini adalah Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata, Sekretaris Dewan DKI Jakarta Firmansyah serta Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda DKI Jakarta Uus Kuswanto.

    Anies menyebut tahun 2022 merupakan masa penuntasan visi, misi, dan program strategis daerah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Anies pun meminta para pejabat yang baru dilantik agar memastikan hal tersebut tuntas.

    "Tuntaskan semua target RPJMD, KSD, Janji Gubernur/Wakil Gubernur dan isu prioritas daerah yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022," tutur Anies Baswedan.

    Baca juga: Membedah 5 Hal Soal Analisis Drone Emprit Terhadap Anies Baswedan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.