Polisi Banting Mahasiswa, Kapolres Kota Tangerang: Brigadir NP Melanggar SOP

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi banting mahasiswa saat aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang. Instagram

    Polisi banting mahasiswa saat aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang. Instagram

    TEMPO.CO, Tangerang-Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Wahyu Sri Bintoro menyatakan Brigadir NP, polisi banting mahasiswa telah melanggar standar operasional prosedur (SOP) penanganan unjuk rasa.

    "Brigadir NP telah menyalahi aturan dalam standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa," ujar Wahyu, Kamis 14 Oktober 2021.

    Aksi kekerasan dilakukan NP ketika mengamankan aksi demo Himpunan Mahasiswa Banten Raya di Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu 13 Oktober 2021.

    Dalam rekaman video yang beredar luas memperlihatkan NP memiting, mengangkat lalu membanting seorang pendemo hingga kejang-kejang. Belakangan diketahui yang dibanting itu adalah Muhammad Faris Amrullah, mahasiswa semester 9 jurusan Syariah UIN Banten.

    Wahyu mengatakan, Brigadir NP akan dikenakan aturan disiplin anggota Polri sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik indonesia nomor 2 tahun 2003,  pasal 4 huruf a dan huruf b tentang pelaksanaan tugas anggota polri yang wajib memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan ke masyarakat dan mentaati aturan yang berlaku dan kedinasan yang berlaku.

    "Tindakan tegas tentunya mendasari aturan yang berlaku di kepolisian dan kita sudah terbitkan surat perintah pengamanan bagi yang bersangkutan, dan kini berada di Ditpropam Polda Banten," kata Wahyu.

    Kapolda Banten, kata Wahyu, akan memberikan sanksi yang tegas, pada brigadir NP yang telah bekerja diluar SOP

    Brigadir NP, pelaku polisi banting mahasiswa saat ini telah diamankan di Ditpropam Polda Banten setelah  menjalani pemeriksaan di Biro Paminal Mabes Polri.

    JONIANSYAH HARDJONO
    Baca : Polisi Banting Mahasiswa, Ini Alasan Brigadir NP

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Varian Covid-19 AY.4.2 Delta Plus yang Bisa Memicu Gelombang Ketiga

    Menteri Kesehatan memberi isyarat bahaya gelombang ketiga yang disebabkan varian Delta Plus. Walau pun masih dalam batas aman, publik diharap waspada.