DPRD DKI Gelar Rapat Anggaran di Bogor Lagi, Wagub: Mungkin Prokesnya Lebih Baik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Suasana rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu, 23 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza

    Suasana rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu, 23 Desember 2020. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pembahasan anggaran di Hotel Grand Cempaka Bogor adalah pilihan DPRD DKI. Menurut dia, hotel tersebut memiliki area terbuka dan lebih luas ketimbang kantor dewan di Kebon Sirih.

    "Sehingga lebih baik mungkin dari segi protokol kesehatan," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Oktober 2021.

    DPRD DKI sudah beberapa kali mengadakan rapat anggaran di Bogor. Tahun lalu pembahasan pertanggungjawaban APBD 2020 digelar di Hotel Grand Cempaka di Puncak, Kabupaten Bogor. Anggota DPRD beralasan risiko penularan Covid-19 di Jakarta masih tinggi.

    Kebiasaan DPRD DKI rapat anggaran di hotel di Puncak Bogor itu diulang lagi untuk membahas APBD Perubahan 2021, revisi Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR-PZ), dan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2020. Pembahasan ketiganya digelar tahun ini.

    Riza Patria tak menjelaskan bagaimana kondisi wabah Covid-19 di Ibu Kota saat ini. Namun saat ini, kasus Covid-19 Jakarta sudah menurun ketimbang tahun lalu dan tingkat vaksinasi di Jakarta jauh lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Bogor.   

    Wagub DKI itu berujar, pemilihan lokasi pembahasan anggaran di Puncak Bogor sebaiknya ditanyakan ke DRPD DKI. "Nanti silakan ditanyakan ke teman-teman DPRD, memang kita kan punya fasilitas kebetulan di Bogor," ujar politikus Partai Gerindra itu.

    Baca juga: Wagub DKI Sebut Tidak Ada Alokasi Anggaran Formula E di APBD Perubahan 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.