Pria Tewas Ditusuk di Matraman karena Ogah Bayar Setelah Kencani Pekerja Seks

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyebab seorang pria berinisial S, 45 tahun, yang tewas dengan luka tusukan di sekitar Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, mulai terungkap. Sebelum mayatnya ditemukan, S sempat dikeroyok sejumlah orang pada Ahad subuh kemarin karena tak mau membayar seorang pekerja seks komersial (PSK). 

    "Jadi itu korban datang cari hiburan terus dia hubungan seks sama pekerja seks komersial. Terus belum bayar," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin, 18 Oktober 2021. 

    Sebelum ditusuk, korban sempat adu mulut dengan seorang pekerja seks yang habis dikencaninya. Saat itu ia tak mau membayar biaya berhubungan seks karena mengaku tidak membawa uang tunai. 

    Cekcok di antara keduanya menyebabkan sejumlah teman pria PSK mendatangi korban. Di tengah percekcokan, dua tersangka berinisial FS dan JS menusuk korban. 

    "Iya ditusuk pakai pecahan botol," ujar Erwin. 

    Akibat peristiwa itu, korban langsung tewas di lokasi. Usai penyelidikan, polisi menangkap kedua tersangka beberapa jam setelah kejadian. 

    Kedua tersangka yang menusuk korban itu kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang tewas. Mereka terancam pidana penjara hingga 12 tahun. 

    Baca juga: Satpam Tewas Setelah Lompat dari Atap Mal di Kota Bekasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.