Banjir Mengintai, Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di 16 Titik Underpass

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Rumah Pompa Underpass Dukuh Atas di alan RM. Margono Djojohadikoesoemo, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021. Tempo/M YUSUF MANURUNG

    Rumah Pompa Underpass Dukuh Atas di alan RM. Margono Djojohadikoesoemo, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021. Tempo/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 67 pompa air di 16 titik jalan lintas bawah (underpass) Ibu Kota untuk mengantisipasi genangan air dan berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan.

    "Sekarang posisi 'stand by'  (siap siaga), semua sudah oke," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho dihubungi di Jakarta, Senin malam, 18 Oktober 2021.

    Dia menjelaskan satu jalan lintas bawah disiagakan tiga hingga empat pompa air untuk mempercepat penyedotan air ketika terjadi genangan banjir.

    Pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat khususnya jalan lintas bawah yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Misalnya, lanjut dia, jalan underpass di Jalan Angkasa, Kemayoran yang beberapa waktu lalu sempat terendam banjir.

    Kondisi banjir yang merendam underpass Kemayoran, Jakarta, Ahad, 2 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    "Jika ada genangan, otomatis kami bantu. Mereka juga sudah buat sodetan dan revitalisasi pompa. Jadi, mudah-mudahan bisa mengatasi genangan," ucapnya.

    Selain itu, Bina Marga DKI juga sudah membersihkan sedimen lumpur di kantong-kantong air untuk memperlancar aliran air ketika terjadi hujan deras.

    "Kami sudah bersihkan sedimen lumpur di kantong-kantong air, sudah dikuras sehingga ketika tergenang langsung di pompa naik," ucapnya.

    Menurut dia, penyiapan pompa tersebut merupakan salah satu dari empat tahapan yang disiapkan Bina Marga DKI.

    Tiga tahapannya lainnya, lanjut dia, memperlancar saluran drainase, pengerahan alat berat untuk mengeruk sedimen lumpur di waduk dan penanganan pascabanjir misalnya jalan rusak yang langsung diperbaiki.

    "Jadi begitu hujan, prosedur standar operasional di empat tahapan itu berjalan semua," imbuh Hari ihwal langkah Pemprov DKI dalam mengantisipasi banjir.

    Baca : MKG: La Nina Datang Lagi, Waspada Penambahan Hujan sampai Februari
    ANTARA

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.