Ternyata Penagih Pinjol Cengkareng Raup Komisi 12 Persen dari Pembayaran Nasabah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis (kedua kanan) menginterogasi pegawai PT Ant Information Consulting (AIC) saat penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Kelapa Gading, Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek tempat usaha pinjaman online ilegal bernama PT Ant Information Consulting. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis (kedua kanan) menginterogasi pegawai PT Ant Information Consulting (AIC) saat penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Kelapa Gading, Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek tempat usaha pinjaman online ilegal bernama PT Ant Information Consulting. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Setyo Koes Heriyanto mengatakan para penagih pinjaman online alias pinjol ilegal di ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat, menerima imbalan komisi 12 persen atas pembayaran tagihan nasabah.

    "Kalau besarannya Rp 1 juta ya dia dapat 12 persen dari Rp 1 juta itu," kata Setyo dalam konferensi pers daring dari kantornya, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Setyo mengatakan para penagih utang ini menggunakan cara-cara kotor untuk mendesak nasabah membayar utang atau cicilannya. Salah satu caranya dengan mengirimkan foto atau video mengandung pornografi.

    Setyo berujura penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus pinjol ilegal di Cengkareng. Mereka adalah IK dan RRL sebagai penagih, JS dan HT sebagi leader, NS sebagai supervisor dan MSA bagian reporting.

    "Sudah ditahan sejak 14 Oktober 2021," ujar Setyo.

    Tersangka dihadirkan pada keterangan pers terkait pengungkapan jaringan sindikat pinjaman online ilegal di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 15 Oktober 2021. Dalam pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti monitor, modem pool serta menangkap sejumlah tersangka pada delapan lokasi di wilayah Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menurut Setyo, para tersangka dijerat dengan pasa berlapis. Tepatnya di Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 Tentang Pornografi dan atau Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 tentang ITE juncto Pasal 55 ayat 1 dan pasal 56 KUHP.

    Setyo menambahkan polisi juga tengah mengejar pemilik kantor pinjol ilegal ini, yakni P dan M. Seorang di antaranya, yaitu M diduga merupakan warga negara asing atau WNA. "Kita akan kejar terus," ujar Setyo.

    M YUSUF MANURUNG

    Baca : Perang Lawan Pinjol Ilegal: Sindikat Pinjol Cengkareng Punya 17 Aplikasi Fintech


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.