Begal Sadis di Kemayoran, Lukai Korban hingga Meninggal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang karyawati Badan SAR Nasional atau Basarnas berinisial MN, 21 tahun, tewas setelah diduga dilukai oleh kelompok begal di Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat dini hari pukul 02.47 WIB.

    Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komsisaris Sam Suharto peristiwa itu masih dalam penyelidikan Polsek Kemayoran.

    "Iya benar, pelaku dalam penyelidikan Polsek Kemayoran," kata Sam saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

    Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban MN bersama pacarnya sedang menunggu ojek daring di dekat kantornya. Tiba-tiba ada empat orang yang menggunakan dua unit sepeda motor menghampiri mereka.

    Dua orang yang diduga begal turun sambil menenteng senjata tajam dan kemudian membacok korban.

    "Tiba-tiba dua orang turun sambil menenteng sajam sambil berkata dengan saksi (pacar korban) dan mengatakan kamu telah memukul adik saya. Pelaku lalu melukai korban," kata Kapolsek Kemayoran Komisaris Ewo Samono.

    MN mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina yang berdekatan dengan lokasi. Namun nyawanya tak tertolong lagi.

    "Korban meninggal. Dalam kejadian tersebut, handphone milik korban berhasil diambil pelaku," kata Ewo.

    Salah seorang petugas keamanan di Rumah Sakit Hermina bernama Taufan membenarkan ada peristiwa tersebut. Menurut dia, korban dibawa oleh sejumlah pengemudi ojek online.

    Korban sempat mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat selama 15 menit. Namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

    "Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani autopsi oleh kepolisian," ujar Taufan.

    Baca juga: Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Polisi Telusuri CCTV


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.