Rachel Vennya Minta Pemeriksaan Pelat RFS Mobilnya Diundur, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Selebgram Rachel Vennya bersama pacarnya Salim Nauderer saat mendatangi Polda Metro Jaya terkait kabur dari proses karantina usai kembali dari luar negeri, Kamis 21 Oktober 2021. Polisi mengusut kasus kaburnya Rachel dari proses karantina setelah pulang dari Amerika Serikat pada 17 September 2021. TEMPO/Nurdiansah

    Selebgram Rachel Vennya bersama pacarnya Salim Nauderer saat mendatangi Polda Metro Jaya terkait kabur dari proses karantina usai kembali dari luar negeri, Kamis 21 Oktober 2021. Polisi mengusut kasus kaburnya Rachel dari proses karantina setelah pulang dari Amerika Serikat pada 17 September 2021. TEMPO/Nurdiansah

    Jakarta - Selebgram Rachel Vennya meminta polisi mengundur jadwal pemeriksaannya soal kepemilikan pelat RFS di kendaraan pribadinya. Awalnya, Rachel akan diperiksa di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan pagi tadi.  

    "Minta diundur. Alasannya dari sananya tidak bisa hadir hari ini karena ada keperluan," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Argo Wiyono saat dihubungi, Senin, 25 Oktober 2021.  

    Sesuai permintaan Rachel, Argo mengatakan pihaknya telah membuat jadwal ulang pemeriksaan menjadi Rabu lusa, 27 Oktober 2021 sekitar pukul 10.00. 

    Penggunaan pelat nomor RFS oleh Rachel Vennya terungkap saat selebgram itu diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Kamis kemarin. Rachel diperiksa bersama pacar dan manajernya karena kabur dari tempat karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pademangan.  

    Saat selesai menjalani pemeriksaan pada Kamis malam, Rachel dijemput oleh mobil mewah Toyota Vellfire berpelat B-139-RFS. Warganet yang mengetahui hal tersebut menanyakan hak Rachel menggunakan plat aparatut pemerintah itu. 

    Selanjutnya : Argo menerangkan, pelat nomor RFS...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.