Kota Bogor Bantu Tempat Wisata Urus Sertifikat CHSE dan QR Code PeduliLindungi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah pengunjung bermain air di The Jungle Waterpark, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 31 Oktober 2020. Tempat wisata air tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. ANTARA/Arif Firmansyah

    Sejumlah pengunjung bermain air di The Jungle Waterpark, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 31 Oktober 2020. Tempat wisata air tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Pemerintah Kota Bogor akan membantu pengelola tempat wisata memperoleh akses QR Code PeduliLindungi dari Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor Atep Tardianana mengatakan telah bekerja sama dengan asosiasi pengusaha pariwisata. 

    Untuk meningkatkan jumlah kunjungan tempat wisata di Kota Bogor yang masih rendah, pemerintah daerah akan membantu pengumpulan data persyaratan sertifikasi CHSE.

    Atep mengatakan kebijakan itu diambil dalam rapat bersama Dinas Pariwisata Jawa Barat pada Jumat lalu. "Kami sosialisasikan bantuan pengumpulan datanya, tadinya semua langsung di Kementerian Pariwisata," kata Atep di Bogor, Selasa 26 Oktober 2021. 

    Dia berharap semua tempat wisata di Bogor segera memperoleh sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sertifikat itu diberikan kepada tempat wisata yang dinilai bisa menjaga kebersihan (cleanliness), kesehatan (health), dan keamanan (safety), serta keberlangsungan lingkungan (environmental sustainability).

    Setelah mengantungi sertifikat CHSE, tempat wisata itu dapat mengajukan akses QR code Pedulilindungi. Untuk membantu para pengusaha tempat wisata tersebut, Dinas Pariwisata Kota Bogor akan membantu pendataan syarat pengajuan secara berjenjang, mulai dari Pemprov Jawa Barat, sampai ke Kemenparekraf dan Kemenkes.

    Menurut Atep, terdapat 20 jenis tempat wisata di Kota Bogor, mulai dari hotel, rumah makan, lapangan golf, bioskop, gedung pertemuan, kolam renang, hingga lapangan tenis dan karaoke. Namun sebagian besar tempat wisata tersebut masih sepi pengunjung. 

    Hanya beberapa hotel, restoran dan kafe yang tingkat kunjungannya sudah mulai pulih. Namun baru 50 persen tempat wisata yang sudah mempunyai QR Code Pedulilindungi. Salah satu tempat wisata di Kota Bogor yang sudah menerima sertifikat CHSE dan QR Code itu adalah Jbound, yang terletak di Bogor Nirwana Residence (BNR).

    Atep mengatakan ada beberapa tempat wisata yang masih berstatus waiting list dari Kementerian Pariwisata untuk memperoleh sertifikat CHSE, ada pula yag masih pending. "Tapi setiap saat ada tempat wisata di Bogor yang diterbitkan sertifikat CHSE-nya," kata dia.

    Baca juga: PPKM Turun Level, PHRI Kota Bogor Ketambahan Anggota


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.