Kuasa Hukum Rachel Vennya Sebut Kliennya Siap Jika Jadi Tersangka

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Selebgram Rachel Vennya bersama pacarnya Salim Nauderer saat mendatangi Polda Metro Jaya terkait kabur dari proses karantina usai kembali dari luar negeri, Kamis 21 Oktober 2021. Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik dan diusut dengan pasal pidana lantaran melanggar ketentuan karantina di masa pandemi Covid-19. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Rachel Vennya telah selesai menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan kabur dari Wisma Atlet Pademangan di Polda Metro Jaya pada Senin, 1 November 2021.

Rachel diperiksa selama 6 jam. Selesai pemeriksaan, ia tak menjawab satu pun pertanyaan dari wartawan yang telah menantinya.

Kuasa hukum Rachel Vennya, Indra Raharja yang akhirnya menjawab beberapa pertanyaan. Ia mengatakan Rachel akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

"Dia akan taat dan patuh terhadap proses yang berjalan dan insya allah siap kalau jadi tersangka," ucap Indra Raharja di Polda Metro Jaya.

Rachel dan kekasihnya Salim Nauderer tetap bungkam saat ditanya soal pemeriksaannya, hanya Indra yang menanggapi pertanyaan awak media.

"Diperiksa sebagai saksi dan sudah tahap penyidikan, ada 38 pertanyaan untuk Rachel," kata Indra.

Rachel Vennya tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 08.57 WIB. Selain Rachel, kekasihnya Salim Nauderer dan manajernya Maulida Khairunnisa juga diperiksa sebagai saksi.

Kabar selebgram Rachel Vennya kabur dari karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sebelumnya menyebar melalui internet. Saat itu Rachel seharusnya karantina karena baru berpergian dari Amerika Serikat. Namun, baru tiga hari diisolasi, baik Rachel, kekasih, dan manajernya melarikan diri.

Hari ini adalah pemeriksaan kedua Rachel Vennya dalam kasus yang telah naik menjadi penyidikan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, setelah pemeriksaan akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan status Rachel.

 Baca juga: Diperiksa 6 Jam, Rachel Vennya Dicecar 38 Pertanyaan Penyidik

Helmilia Putri Adelita






Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

22 jam lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

1 hari lalu

Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

Warga Gang Mayong di RW 07 dan 08 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sepakat mendeklarasikan antitawuran.


Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

1 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

2 hari lalu

Investigasi Penyebab Satu Keluarga Tewas Butuh Waktu Lama, Polisi: Bisa Patahkan Praduga

Kepolisian mengungkap proses otopsi untuk menentukan penyebab kematian satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, akan membutuhkan waktu lama.


Polda Metro Jaya Kirim Bantuan buat Korban Gempa Cianjur, Galang 1.032 Relawan Kemanusiaan

2 hari lalu

Polda Metro Jaya Kirim Bantuan buat Korban Gempa Cianjur, Galang 1.032 Relawan Kemanusiaan

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran mengajak masyarakat jadi relawan untuk membantu korban gempa Cianjur.


Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

2 hari lalu

Teliti Percakapan Ponsel Keluarga Meninggal di Kalideres, Polisi Ungkap Kata Berbahasa Inggris

Dari percakapan ponsel keluarga meninggal di Kalideres itu, polisi menyimpulkan mereka berpendidikan.


Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

2 hari lalu

Polisi Temukan dan Teliti Tinja Jenazah Satu Keluarga Di Kalideres

Tim dokter forensik menemukan tinja dalam tubuh jenazah satu keluarga tewas di Kalideres.


Wanda Hamidah Lawan Japto Pemuda Pancasila, Laporkan Ancaman Kekerasan ke Polda

3 hari lalu

Wanda Hamidah Lawan Japto Pemuda Pancasila, Laporkan Ancaman Kekerasan ke Polda

Politikus dan artis Wanda Hamidah melaporkan dugaan pengancaman terhadap pamannya, Hamid Husein, kepada Polda Metro Jaya.


Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

4 hari lalu

Motif Kematian Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jadi Teka-teki Rumit

Polisi sebu motif kematian satu keluarga tewas di Kalideres masih misteri yang rumit untuk dipecahkan.


Aliran Rekening Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Ditelusuri, Gadaikan Rumah Usai Jual Mobil

4 hari lalu

Aliran Rekening Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Ditelusuri, Gadaikan Rumah Usai Jual Mobil

Sebelum semua anggota keluarga di Kalideres tewas, ada aktivitas penjualan aset dalam rumah tersebut seperti AC, kulkas, dan televisi.