Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Turap Longsor di Srengseng Sawah Diperbaiki, Camat: Sering Dipakai Pondasi Rumah

image-gnews
Ilustrasi longsor. shutterstock.com
Ilustrasi longsor. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, JakartaCamat Jagakarsa Alamsyah meminta warga Srengseng Sawah, terutama mereka yang tinggal di bantaran kali untuk tidak membangun di pinggir kali yang rawan longsor. Menurut Alamsyah, umumnya turap longsor karena pondasinya juga digunakan utuk pondasi rumah. 

"Dari sekian kejadian longsor, masalahnya pasti pondasi turap digunakan juga untuk pondasi rumah," kata Alamsyah di Jakarta, Kamis 4 November 2021.

Menurut Camat Jagakarsa itu, jika turap aman dari beban yang lain seharusnya tidak longsor. Hal itu disampaikan Alamsyah saat meninjau perbaikan turap longsor di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.  

Untuk memperbaiki turap longsor itu, petugas Suku Dinas Sumber Daya Air dan PPSU dikerahkan. Turap di belakang rumah warga Srengseng Sawah tersebut ambrol sepanjang 25 meter.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Alamsyah mengatakan turap longsor lantaran curah hujan tinggi pada Rabu kemarin. Tim kolaborasi langsung menangani peristiwa tanah longsor di Jakarta Selatan tersebut. Turap yang longsor adalah pembatas antara kali dengan belakang rumah warga.  

"Turap kali longsor ke bawah karena air hujan deras," kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis 4 November 2021.

Alamsyah memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka akibat turap tersebut. Lokasi longsor berada di lahan kosong. 

Perbaikan turap longsor yang dilakukan oleh sekitar 20 petugas Suku Dinas SDA Jagakarsa hanya bersifat sementara. Selanjutnya akan dilakukan betonisasi untuk memperkuat turap tersebut. 
"Penanganan sementara pakai dolken,"ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras di Jakarta Semalam Picu Tanah Longsor di Srengseng Sawah

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


DKI Jakarta Ingin Perumda Paljaya Jadi Operator Pengelolaan Air Limbah

17 jam lalu

Petugas UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Timan membersihkan Kali Utan Kayu sembari mencari limbah korek gas miniatur di kawasan Kali Utan Kayu, Kemayoran, Jakarta, Senin, 31 Juli 2023. Timan mengumpulkan limbah korek gas hasil dari membersihkan sampah di Kali Utan Kayu untuk nantinya dijadikan miniatur mainan kendaraan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
DKI Jakarta Ingin Perumda Paljaya Jadi Operator Pengelolaan Air Limbah

Pemprov DKI minta Perumda Paljaya operator Jakarta Sewerage System (JSS) Zona 1


Kabel Menjuntai Semrawut di Jagakarsa Bahayakan Pengguna Jalan, Siapa Mau Tanggung Jawab?

19 jam lalu

 Anggota Polsek Jagakarsa saat membenahi kabel yang semrawut dan menjuntai di Jalan Srengseng Sawah RT. 005 RW. 06 Kelurahan Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan, Minggu, 6 Agustus 2023. ANTARA/HO-Polres Jakarta Selatan
Kabel Menjuntai Semrawut di Jagakarsa Bahayakan Pengguna Jalan, Siapa Mau Tanggung Jawab?

Kapolsek Jagakarsa mengatakan kabel menjuntai dan semrawut meresahkan warga dan membahayakan pengguna jalan. Siapa tanggung jawab?


Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

3 hari lalu

Suasana  lokasi mahasiswa, Sultan Rif'at Alfatih terjerat kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 31 Juli 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

DPRD DKI menyentil perusahaan pemilik kabel optik dan Pemprov DKI sehubungan dengan kecelakaan yang menimpa Sultan Rifat Alfatih.


6 Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Jagakarsa Ditangkap, Mayoritas Anak di Bawah Umur

3 hari lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
6 Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Jagakarsa Ditangkap, Mayoritas Anak di Bawah Umur

Polisi menangkap enam pelajar diduga akan tawuran di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mayoritas pelajar ini masih di bawah umur.


Proyek Pembangkit Panas Bumi di Bengkulu Rawan Longsor, Ini yang Dilakukan Pertamina Geothermal Energy

3 hari lalu

Aktivitas pekerja di Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, Bandung, 18 Oktober 2017. TEMPO/Amston Probel
Proyek Pembangkit Panas Bumi di Bengkulu Rawan Longsor, Ini yang Dilakukan Pertamina Geothermal Energy

Pertamina Geothermal Energy melakukan berbagai upaya di proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Hululain, Bengkulu, yang berpotensi terjadi longsor.


Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

5 hari lalu

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Jakarta, Rabu 2 Agustus 2023. ANTARA/ Siti Nurhaliza
Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan temuan pelanggaran disiplin dalam kasus PPSU dipaksa utang pinjol itu akan dilaporkan ke BKD.


Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

5 hari lalu

Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel fiber optik. Istimewa
Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

Ayah Sultan Rifat Alfatih berharap Pemprov DKI memperjelas aturan soal kabel optik agar tak semrawut.


Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

5 hari lalu

Fatih, ayah Sultan Rif'at Alfatih didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya imbas anaknya terjerat kabel optik milik PT Bali Towerindo, Rabu, 2 Agustus 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

Sultan Rifat Alfatih menunggu perusahaan pemilik kabel optik mengakui kesalahan dan meminta maaf sebelum menawarkan uang kompensasi Rp 2 miliar.


Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

5 hari lalu

Sultan Rifat Alfatih saat dibantu makan lewat selang oleh sang ibu di kediamannya, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2023. Sultan adalah korban terjerat kabel optik di jalan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Januari lalu. TEMPO/Muhammad Iqbal
Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

Pemuda yang terjerat kabel optik, Sultan Rifat Alfatih, menolak uang ganti rugi Rp 2 miliar. Apa alasannya?


Sultan Korban Terjerat Kabel Optik, Ayah: Kami Berharap Dia Bisa Kembali Sedia Kala

6 hari lalu

Sultan Rifat Alfatih saat dibantu makan lewat selang oleh sang ibu di kediamannya, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2023. Sultan adalah korban terjerat kabel optik di jalan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Januari lalu. TEMPO/Muhammad Iqbal
Sultan Korban Terjerat Kabel Optik, Ayah: Kami Berharap Dia Bisa Kembali Sedia Kala

Sultan adalah korban terjerat kabel optik yang menjuntai di jalan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang menyebabkan tulang tenggorokannya hancur.