Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kali Meluap, Ratusan Rumah di Mampang Prapatan Terendam Banjir Hingga 120 Cm

image-gnews
Sebuah pos keamanan dan warung terendam banjir di Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat malam, 12 November 2021.  TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Sebuah pos keamanan dan warung terendam banjir di Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat malam, 12 November 2021. TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banjir setinggi 120 sentimeter akibat luapan Kali Mampang di Kelurahan Bangka Mampang Parapatan, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, surut setelah empat jam. Akibat banjir yang terjadi usai hujan deras itu, 480 rumah di tepi Kali Mampang di RT 11/RW 04 Kelurahan Bangka Mampang Parapatan harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. 

Seorang warga RT 11/RW 04 bernama Tukul Marwadi mengatakan banjir setinggi 120 cm itu terjadi pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Air kemudian mulai surut.     

Tukul mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras dan luapan Kali Mampang.

"Air mulai tergenang ketika turun hujan deras. Dua jam kemudian, banjir semakin tinggi sampai 120 cm," kata Tukul di rumahnya, Sabtu 13 November 2021. 

Warga mengamati genangan air saat banjir merendam kawasan Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat malam, 12 November 2021. TEMPO/ Dwi Nur A. Y

Ketika banjir mulai meninggi, sebagian warga mengungsi ke musala. Ada warga yang bertahan di lantai dua rumahnya. Menurut Tukul, warga setempat sudah langganan kebanjiran. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mereka memiliki SOP, jika ketinggian banjir sudah 70 cm, warga Kelurahan Bangka itu harus mengevakuasi barang dan anggota keluarganya. "Saat mengungsi itu, warga sudah menyiapkan bekal makanan dan air minum," katanya.

Banjir mulai surut pukul 24.00 WIB, namun baru Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, genangan sudah sudah tidak ada. Warga Mampang Prapatan dibantu karang taruna beserta petugas PPSU mulai membersihkan lumpur.

Tukul berharap suatu saat lingkungan tempat tinggalnya tidak banjir lagi. Hingga Sabtu pagi, PPSU masih mengeruk lumpur di jalanan. Warga juga membersihkan rumah mereka dari lumpur.

Baca juga: Jakarta Banjir Lagi, 6 RT Terendam Air Setinggi 40-170 Sentimeter

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

13 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

3 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

Heilongjiang, yang dikenal sebagai lumbung besar utara China, terendam banjir akibat amukan Topan Doksuri.


Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

3 hari lalu

Suasana  lokasi mahasiswa, Sultan Rif'at Alfatih terjerat kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 31 Juli 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

DPRD DKI menyentil perusahaan pemilik kabel optik dan Pemprov DKI sehubungan dengan kecelakaan yang menimpa Sultan Rifat Alfatih.


Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

4 hari lalu

Sebagian bantaran Sungai Ciliwung yang termasuk wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Agustus 2023. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai kembali program normalisasi untuk pengendalian banjir dari Ciliwung. TEMPO/NUR KHASANAH
Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kembali program normalisasi Ciliwung yang terhenti semasa Gubernur Anies Baswedan.


Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

5 hari lalu

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Jakarta, Rabu 2 Agustus 2023. ANTARA/ Siti Nurhaliza
Kasus Staf Kelurahan Paksa Petugas PPSU Utang Pinjol, Wali Kota Jakarta Utara Bentuk Tim Pelanggaran Disiplin

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyatakan temuan pelanggaran disiplin dalam kasus PPSU dipaksa utang pinjol itu akan dilaporkan ke BKD.


Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

5 hari lalu

Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel fiber optik. Istimewa
Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

Ayah Sultan Rifat Alfatih berharap Pemprov DKI memperjelas aturan soal kabel optik agar tak semrawut.


Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

5 hari lalu

Fatih, ayah Sultan Rif'at Alfatih didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya imbas anaknya terjerat kabel optik milik PT Bali Towerindo, Rabu, 2 Agustus 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

Sultan Rifat Alfatih menunggu perusahaan pemilik kabel optik mengakui kesalahan dan meminta maaf sebelum menawarkan uang kompensasi Rp 2 miliar.


Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

5 hari lalu

Sultan Rifat Alfatih saat dibantu makan lewat selang oleh sang ibu di kediamannya, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2023. Sultan adalah korban terjerat kabel optik di jalan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Januari lalu. TEMPO/Muhammad Iqbal
Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

Pemuda yang terjerat kabel optik, Sultan Rifat Alfatih, menolak uang ganti rugi Rp 2 miliar. Apa alasannya?


Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

5 hari lalu

Petugas penyelamat dengan perahu melewati jalan yang terendam banjir di lingkungan di mana hujan deras berhari-hari akibat sisa-sisa Topan Doksuri telah menyebabkan kerusakan berat di Beijing, China, 1 Agustus 2023. REUTERS/Thomas Peter
Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

Hujan yang melanda ibu kota Cina, Beijing, dalam beberapa hari terakhir adalah yang terderas sejak pencatatan dimulai 140 tahun lalu