Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BPBD DKI Klaim Banjir Surut Kurang dari 6 Jam di Jakarta Selatan dan Jaktim

image-gnews
Warga sedang duduk di depan kios saat banjir di Kawasan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat, 12 November 2021. Banjir membuat aktivitas warga di kawasan tersebut menjadi terganggu. TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Warga sedang duduk di depan kios saat banjir di Kawasan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat, 12 November 2021. Banjir membuat aktivitas warga di kawasan tersebut menjadi terganggu. TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengklaim banjir di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Sabtu lalu bisa surut dalam waktu kurang dari enam jam.

Menurut Pelaksana tugas Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto, sejumlah organisasi perangkat daerah bekerja sama mengatasi genangan banjir. "Banjir kemarin bisa surut kurang dari 6 jam," kata Sabdo di Jakarta, Senin 15 November 2021.

Berdasarkan data BPBD DKI, genangan di Jakarta Timur terjadi di Kelurahan Kebon Pala, Cipinang dan Makasar pada Sabtu lalu. Genangan setinggi 40-60 cm itu surut dalam waktu dua jam. Untuk genangan di Kelurahan Tengah, Rambutan dan Cililitan surut dalam tiga hingga empat jam.

Sabdo mengatakan personel gabungan Pemprov DKI telah disiagakan untuk mengatasi genangan jika curah hujan tinggi. Mereka juga dilengkapi berbagai peralatan untuk mempercepat genangan surut.   "Untuk mengurangi dampak genangan atau banjir," ujarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengungkap data genangan di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Genangan di Jalan Kemang Utara IX yang terjadi akibat Kali Kemang meluap, surut dalam waktu dua jam.

Untuk mempercepat penanganan banjir, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan petugas memantau titik rawan genangan serta tinggi muka air di pintu air. Yusmada mengatakan tinggi muka air di sejumlah pintu air kemarin bervariasi.  "Tetapi tidak ada yang berstatus awas atau siaga satu," kata Yusmada dalam siaran pers Dinas SDA, Senin.

Baca juga: BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem 15-16 November

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

13 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Topan Doksuri di China: Lahan Pertanian, Pabrik, hingga Pusat Perbelanjaan Kena Dampak

2 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Topan Doksuri di China: Lahan Pertanian, Pabrik, hingga Pusat Perbelanjaan Kena Dampak

Topan Doksuri yang melanda China menyebabkan lahan pertanian, pabrik, hingga pusat perbelanjaan terkena dampaknya.


Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

3 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

Heilongjiang, yang dikenal sebagai lumbung besar utara China, terendam banjir akibat amukan Topan Doksuri.


Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

3 hari lalu

Suasana  lokasi mahasiswa, Sultan Rif'at Alfatih terjerat kabel fiber optik di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 31 Juli 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Celaka Gara-gara Kabel Optik Menjuntai, DPRD DKI Sentil Perusahaan dan Pemprov DKI

DPRD DKI menyentil perusahaan pemilik kabel optik dan Pemprov DKI sehubungan dengan kecelakaan yang menimpa Sultan Rifat Alfatih.


Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

4 hari lalu

Sebagian bantaran Sungai Ciliwung yang termasuk wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Agustus 2023. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai kembali program normalisasi untuk pengendalian banjir dari Ciliwung. TEMPO/NUR KHASANAH
Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kembali program normalisasi Ciliwung yang terhenti semasa Gubernur Anies Baswedan.


Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

5 hari lalu

Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel fiber optik. Istimewa
Ayah Sultan Rifat Berharap Pemprov DKI Perjelas Regulasi Kabel Optik

Ayah Sultan Rifat Alfatih berharap Pemprov DKI memperjelas aturan soal kabel optik agar tak semrawut.


Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

5 hari lalu

Fatih, ayah Sultan Rif'at Alfatih didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya imbas anaknya terjerat kabel optik milik PT Bali Towerindo, Rabu, 2 Agustus 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Sultan Rifat Tunggu Pemilik Kabel Optik Minta Maaf, Pengacara: Jangan Bungkam dengan Uang

Sultan Rifat Alfatih menunggu perusahaan pemilik kabel optik mengakui kesalahan dan meminta maaf sebelum menawarkan uang kompensasi Rp 2 miliar.


Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

5 hari lalu

Sultan Rifat Alfatih saat dibantu makan lewat selang oleh sang ibu di kediamannya, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 1 Agustus 2023. Sultan adalah korban terjerat kabel optik di jalan di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Januari lalu. TEMPO/Muhammad Iqbal
Sultan Rifat Tolak Uang Ganti Rugi Rp 2 Miliar, Perusahaan Pemilik Kabel Optik Baru Datang Setelah Berita Viral

Pemuda yang terjerat kabel optik, Sultan Rifat Alfatih, menolak uang ganti rugi Rp 2 miliar. Apa alasannya?


Hari Kedua Pencarian, Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

5 hari lalu

Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian seorang anak laki-laki tenggelam terpeleset di Kali Ciliwung, Jakarta Timur. Doc. Istimewa.
Hari Kedua Pencarian, Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Bocah tenggelam di Kali Ciliwung ditemukan meninggal hari ini. Anak 12 tahun itu terpeleset saat tengah buang air besar di bantaran kali.