Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cerita Warga Mampang Soal Banjir Pekan Lalu: Tergantung Air Kalinya

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Sebuah pos keamanan dan warung terendam banjir di Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat malam, 12 November 2021.  TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Sebuah pos keamanan dan warung terendam banjir di Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat malam, 12 November 2021. TEMPO/ Dwi Nur A. Y
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang melanda kawasan Mampang Prapatan pada Jumat sore pekan lalu kini telah surut. Aning dan Maisaroh, dua warga RT 002 RW 03 Mampang Prapatan XVI mengungkapkan, banjir di wilayahnya akibat luapan Kali Mampang.

"Di sini sampai dua harian, tergantung air kalinya, kalau surut, banjir juga surut," ujar mereka saat ditemui Senin, 15 November 2021. Mereka menyebut ketinggian akibat banjir yang terjadi Jumat lalu adalah setinggi paha orang dewasa. 

Kontur permukiman padat penduduk yang menurun membuat ketinggian air berbeda-beda. Untuk warga yang tinggal di tepi sungai maka air akan lebih tinggi, namun buat warga yang tinggal di bagian atas maka ketinggiannya tidak seberapa.

Mumun, warga RT 004 RW 03 Kelurahan Tegal Parang, Mampang mengatakan karena letak rumahnya di atas maka ketinggian air hanya di bawah lutut orang dewasa. "Kalau di bawah sana bisa tinggi," ujar dia.

Menurut Mumun, banjir di kawasan itu amat tergantung curah hujan dan kondisi di hulu. Jika hanya disebabkan hujan lokal, maka banjir akan cepat surut. Namun jika ada kiriman dari Bogor, maka banjir akan surut lebih lama.

"Kalau hujan terus di sini saja dan terus berhenti, paling setengah jam juga sudah surut," kata dia.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mengakibatkan banjir di kawasan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. 

Banjir surut setelah pihak Kecamatan Mampang mengoperasikan empat mesin pompa untuk menguras air.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Camat Mampang Djaharuddin menjelaskan, banjir akibat luapan Kali Mampang semalam hanya merendam kawasan Bangka saja.

"Semalam hujannya Alhamdulillah tidak menyebabkan banjir pada titik rutin banjir," ujar Djaharuddin saat dihubungi Tempo, Ahad, 14 November 2021.

Djaharuddin menerangkan, curah hujan yang intensitasnya tidak terlalu tinggi membuat air tidak meluap terlalu tinggi. Sehingga hanya kawasan Bangka saja yang terimbas luapan kali tersebut.

Banjir di kawasan Mampang pada Jumat lalu terjadi di Kuningan Barat, Pela Mampang, Tegal Parang, dan Bangka. Banjir akhirnya baru surut setelah 11 jam berlalu.

Djaharuddin mengatakan tidak ada warga yang mengungsi saat banjir melanda rumah mereka. Sebab, ia mengatakan warga sudah biasa menghadapi musibah tersebut. 

Baca juga: Banjir Luapan Kali Mampang Surut Setelah Empat Pompa Dioperasikan

KHANIFAH JUNIASARI

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rekonstruksi Polisi Tembak Polisi, Keluarga Minta Tidak Ada yang Ditutupi

8 jam lalu

Orang tua Bripda Ignatius Dwi Frisco (IDF), Y Pandi bersama istri, Inosensia Antonia Tarigas dan tim kuasa hukum usai membuat laporan ke Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat 4 Agustus 2023. Dalam keteranganya, pihak keluarga merasa kecewa saat gelar perkara yang dilakukan Polres Bogor atas meninggalnya Bripda IDF, dan kembali melaporkan dugaan adanya pembunuhan berencana yang dilakukan Bripda IMS Bripka IG ke Bareskrim Mabes Polri. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Rekonstruksi Polisi Tembak Polisi, Keluarga Minta Tidak Ada yang Ditutupi

Rekonstruksi polisi tembak polisi digelar di Rusun Polri Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin, 7 Agustus 2023.


Bidan dan Suaminya Tewas di Dalam Rumah, Tetangga Dengar Teriakan Dikira Ada Persalinan

9 jam lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Bidan dan Suaminya Tewas di Dalam Rumah, Tetangga Dengar Teriakan Dikira Ada Persalinan

Kepala desa membenarkan MI adalah bidan yang bertugas di puskesmas setempat. Dikenal ceria.


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

13 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

19 jam lalu

Tim BPBD Kota Bogor saat mengevakuasi becak yang tertimpa pohon besar di Kebon Pedes, Kota Bogor, Sabtu Sore 26 Oktober 2019. Pohon tumbang karena hujan lebat yang disertai petir serta angin kencang. TEMPO/M.A MURTADHO
BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Hujan lebat hingga sangat lebat pada skala lokal dan berdurasi singkat diprediksi turun pada Senin, 7 Agustus 2023 di sejumlah wilayah di Jawa Barat


Pasutri Tewas di Rumah Terkunci, Istri Penuh Luka, Suami Gantung Diri

20 jam lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Pasutri Tewas di Rumah Terkunci, Istri Penuh Luka, Suami Gantung Diri

Polisi sedang menyelidiki kasus pasutri tewas ini. Jasad istri ditemukan penuh luka sementara si suami gantung diri


Topan Doksuri di China: Lahan Pertanian, Pabrik, hingga Pusat Perbelanjaan Kena Dampak

2 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Topan Doksuri di China: Lahan Pertanian, Pabrik, hingga Pusat Perbelanjaan Kena Dampak

Topan Doksuri yang melanda China menyebabkan lahan pertanian, pabrik, hingga pusat perbelanjaan terkena dampaknya.


Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

3 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

Heilongjiang, yang dikenal sebagai lumbung besar utara China, terendam banjir akibat amukan Topan Doksuri.


Tol Bocimi Seksi II Rampung, Jokowi: Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-78

3 hari lalu

Presiden Joko Widodo meninjau dan uji coba  proyek lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek melalui Stasiun LRT Harjamukti, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 3 Agustus 2023. TEMPO/Subekti.
Tol Bocimi Seksi II Rampung, Jokowi: Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-78

Dengan adanya ruas tol Bocimi ini, Jokowi mengklaim jarak tempuh dari Jakarta menuju kawasan Sukabumi yang sebelumnya 6 jam menjadi hanya 2,5 jam.


Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

4 hari lalu

Sebagian bantaran Sungai Ciliwung yang termasuk wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Agustus 2023. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai kembali program normalisasi untuk pengendalian banjir dari Ciliwung. TEMPO/NUR KHASANAH
Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kembali program normalisasi Ciliwung yang terhenti semasa Gubernur Anies Baswedan.