Besarkan Hati Lulusan Pesantren, Wagub Riza: Ada yang Jadi Presiden

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Kamis malam, 4 November 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Kamis malam, 4 November 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berusaha membesarkan hati para alumnus pesantren. Hal ini ia lakukan setelah mendapat aduan dari masyarakat soal lulusan pesantren yang kerap dipandang sebelah mata saat melamar kerja. 

    Sejak lama lulusan pesantren sudah bekerja atau mengabdi di banyak bidang. “Bahkan lulusan pesantren sudah pernah jadi Presiden, Wapres, Ketua MPR, ketua ormas, rektor, dan banyak amanah besar lainnya," bunyi Riza melalui akun Instagram pribadinya @arizapatria, Kamis, 18 November 2021. 

    Riza menjelaskan saat ini banyak masyarakat yang mencari konten soal agama melalui internet. Sehingga peran ustad dari lulusan pesantren sangat diperlukan untuk meluruskan informasi sesat yang menyebar melalui internet. 

    "Banyak kegiatan membutuhkan penceramah, untuk itu diperlukan para ustad yang menguasai ilmu agama Islam dengan baik, punya wawasan kebangsaan, bisa berbahasa Arab, dan membaca banyak kitab, serta kalau bisa hafal Al-Qur'an dan banyak hadis," kata Riza. 

    Ia menyarankan kepada para jebolan pesantren untuk banyak membaca biografi alumni pesantren yang memiliki kiprah penting di masyarakat. Seperti misalnya Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Idham Chalid, Amin Abdullah, Nurcholish Madjid, Din Syamsuddin, Hasyim Muzadi, Maftuh Basyuni, Ma'ruf Amin, dan Mahfud MD. 

    "Intinya, dengarkan nasihat siapa pun, namun untuk keputusan profesi harus sesuai dengan bidang yang kita kuasai agar kita bahagia," pesan Riza bagi para santri alumnus pesantren

    M JULNIS FIRMANSYAH 

    Baca juga:

    Top 3 Metro: Dana Hibah untuk Yayasan Ayah Wagub hingga Mafia Tanah


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.