Sekda DKI: Kafe di Atas Saluran Air Kemang Dibongkar Besok

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Awak media mengambil gambar bangunan kafe yang berdiri di atas saluran air di kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Rabu, 17 November 2021. Lima ruko yang berdiri di atas saluran air di Kemang Utara diduga menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Awak media mengambil gambar bangunan kafe yang berdiri di atas saluran air di kawasan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Rabu, 17 November 2021. Lima ruko yang berdiri di atas saluran air di Kemang Utara diduga menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaSekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali mengataka pembongkaran bangunan yang didirikan di atas saluran air di Jalan Kemang Utara, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rencananya berlangsung besok, Selasa, 23 November 2021.

    "Bongkar, kalau tidak hari ini, besok," kata Marullah kepada wartawan usai meninjau Mal Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, Senin, 22 November 2021 seperti dikutip Antara.

    Marullah tak menampik bangunan tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di kawasan itu. "Tidak boleh itu. Waduh, kami marah benar, gara-gara itu memang jadi banjir," katanya.

    Setidaknya ada lima rumah toko yang berdiri di atas saluran air kali Penghubung Bungur di Jalan Kemang Utara Nomor 33 RT 01/RW 04 Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.

    Dari lima ruko itu, dua bangunan di antaranya difungsikan sebagai kafe dan masing-masing satu ruko lainnya digunakan sebagai kantor dan bengkel sepeda serta satu ruko tidak digunakan.

    Camat Mampang Prapatan, Djaharuddin mengatakan, pemilik bangunan membuat surat pernyataan hari ini untuk membongkar sendiri bangunannya. "Pemilik bangunan sudah koordinasi. Hari ini membuat surat pernyataan untuk membongkar sendiri bangunannya dan dalam minggu ini sudah dibongkar," katanya.

    Menurut dia, pihaknya akan mengerahkan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) jika pemilik bangunan memerlukan bantuan tenaga dalam proses pembongkaran.

    Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan pembongkaran kepada pemilik bangunan tersebut dan pemilik bangunan menyatakan akan membongkar sendiri bangunannya. "Pemilik bangunan menyatakan akan membongkar bangunannya dalam pekan ini," ujar Munjirin, Sabtu kemarin

    Polda Metro Jaya melaporkan keberadaan bangunan tersebut ke Pemerintah Kota Jakarta Selatan pada Kamis pekan lalu lantaran diduga menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan Kemang.

     

    Baca juga:

    Sekda DKI Minta Seluruh Wali Kota Mendata Bangunan di Atas Saluran Air


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.