Polisi Dianiaya Pemuda Pancasila, Kapolres: Serahkan Pelaku atau Kami Kejar

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Aksi tersebut menuntut Anggota DPR RI fraksi PDIP Junimart Girsang untuk meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah meminta Kemendagri untuk membubarkan Ormas Pemuda Pancasila. TEMPO/Ridho Fadilla

    Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Aksi tersebut menuntut Anggota DPR RI fraksi PDIP Junimart Girsang untuk meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah meminta Kemendagri untuk membubarkan Ormas Pemuda Pancasila. TEMPO/Ridho Fadilla

    TEMPO.CO, Jakarta -Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Haryadi murka saat mengetahui seorang polisi dikeroyok massa Pemuda Pancasila saat menjaga demo di depan gedung DPR. Di hadapan massa Pemuda Pancasila, Hengki meminta pertanggungjawaban.

    "Saya minta pimpinan aksi ini bertanggung jawab. Perwira menengah dikeroyok padahal beliau mengamankan kegiatan ini," ucap Hengki menggunakan pengeras suara di depan gedung DPR Jalan Gatot Subroto, Kamis, 25 November 2021.

    Hengki mengatakan anggota Polri yang dianiaya berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP. Dia mengaku kecewa karena unjuk rasa ini dinodai dengan insiden dugaan penganiayaan.

    "Saya minta diserahkan atau kami kejar," kata Hengki.

    Setelah Hengki berbicara, polisi membubarkan massa demo ormas PP itu. Sejumlah anggota Pemuda Pancasila tampak ditangkap dan dibawa masuk ke area dalam gedung DPR/MPR RI.

    Sejumlah anggota Pemuda Pancasila ditangkap polisi di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis, 25 November 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Massa Pemuda Pancasila berunjuk rasa di DPR untuk menuntut bertemu dengan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Junimart Girsang. Massa tidak terima dengan pernyataan anggota DPR itu yang mendesak Kementerian Dalam Negeri menertibkan ormas Pemuda Pancasila.

    Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini mengeluarkan pernyataan itu untuk merespons bentrokan antarormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila yang terjadi di Ciledug, Kabupaten Tangerang. Sebelumnya juga terjadi bentrokan serupa antara FBR vs PP di Jakarta Barat.

    Selanjutnya Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang minta maaf...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.