Top 3 Metro: Maaf Pemuda Pancasila Soal AKBP Dermawan hingga Ditemukan Peluru

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah anggota ormas Pemuda Pancasila yang ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata tajam saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Anggota ormas ini diduga telah menyiapkan senjata tajam dari rumah untuk dibawa dalam aksi demo di depan Gedung DPR. TEMPO/Ridho Fadilla

    Sejumlah anggota ormas Pemuda Pancasila yang ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata tajam saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 November 2021. Anggota ormas ini diduga telah menyiapkan senjata tajam dari rumah untuk dibawa dalam aksi demo di depan Gedung DPR. TEMPO/Ridho Fadilla

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler di kanal Metro Tempo.co hingga pagi ini masih didominasi soal demonstrasi Pemuda Pancasila yang berujung anarkistis kemarin.

    Unjuk rasa Pemuda Pancasila ini dilakukan untuk meminta anggota DPR Junimart Girsang meminta maaf atas pernyataannya soal organisasi masyarakat atau Ormas tersebut. 

    Unjuk rasa ini berujung ricuh setelah seorang polisi dikeroyok peserta demo.

    Berikut tiga berita terpopuler Metro sejak kemarin hingga hari ini, Jumat, 26 November 2021.

    1. Pimpinan Pemuda Pancasila Minta Maaf Atas Insiden Penganiayaan AKBP Dermawan

    Unjuk rasa Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR/MPR kemarin diwarnai pengeroyokan terhadap Ajun Komisaris Besar Dermawan Karosekali.

    Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman meminta maaf atas insiden tersebut.

    "Saya sebagai Sekjen MPN Pemuda Pancasila mengucapkan permohonan maaf sekali lagi yang sebesar-besarnya sampai terjadinya insiden ini," ucap Arif di Restoran Pulau Dua, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 25 November 2021.

    Ia mengatakan, akan mencari pelaku pengeroyokan tersebut. "Kami juga akan mencari siapa pelakunya, tapi kami juga berharap pihak Polda bisa mencari pelakunya. Tentulah kami akan mendukung, jika pelaku memang bisa dibuktikan bersalah," kata Arif.

    Kepala Bagian Operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Dermawan Karosekali menjadi korban penyerangan oleh massa ormas Pemuda Pancasila. Akibat penganiayaan tersebut, perwira polisi yang sedang melakukan penjagaan lalu lintas saat ada demo di DPR itu mengalami luka serius di bagian kepala.

    "Kepala bagian belakangnya mengalami luka robek dan pendarahan yang cukup besar dan harus mendapat beberapa jahitan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar E. Zulpan di gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis, 25 November 2021.

    Selanjutnya: Polisi temukan peluru dibawa anggota Pemuda Pancasila


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.