IMI Dapat Jatah Pimpin Pelaksanaan Formula E, Anies Baswedan: Kolaborasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo saat foto bersama  Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations Mr. Alberto Longo di Indonesia, Rabu malam (24/11/21) di Kantor IMI Black Stone, Jakarta Pusat.

    Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo saat foto bersama Co-Founder sekaligus Chief Championship Officer Formula E Operations Mr. Alberto Longo di Indonesia, Rabu malam (24/11/21) di Kantor IMI Black Stone, Jakarta Pusat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut penyelenggaraan Formula E adalah bentuk kolaborasi pemerintah DKI dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

    IMI mendapatkan jatah memimpin pelaksanaan ajang balap mobil listrik internasional itu.

    "Kami percaya dengan penyelenggaraan sebagai sebuah kolaborasi, InsyaAllah event ini akan berjalan dengan baik," kata dia dalam rekaman video yang dikirim humas PT Jakpro, Kamis malam, 25 November 2021.

    Anies Baswedan membeberkan, Formula E seluruhnya akan berada dalam pimpinan IMI. Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo alias Bamsoet memimpin Steering Committee (pengarah), Sekretaris Jenderal IMI Ahmad Sahroni memimpin Organizing Committee (pelaksana), dan operasional pelaksanaan Formula E menjadi tanggung jawab PT Jakpro.

    "Kami semua akan ikut pada arahan yang nanti disiapkan oleh Pak Bambang Soesatyo dan tim," ujar dia.

    Jakarta tercatat bakal menjadi tuan rumah Formula E pada 4 Juni 2022. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI telah membayar uang komitmen alias commitment fee senilai Rp 560,3 miliar. Uang komitmen bersumber dari APBD DKI.

    Nilai ini turun dari kesepakatan awal pemerintah DKI dengan Formula E Operation (FEO) bahwa uang komitmen harus dibayar setiap tahun. Besaran uang komitmen setiap tahun juga naik 10 persen dari tahun sebelumnya.

    Namun, kesepakatan ini diganti dan pemerintah DKI cukup hanya membayar Rp 560,3 miliar lantaran keuangan daerah tergerus akibat pandemi Covid-19. Biaya-biaya lainnya disebut akan menggunakan dana sponsor dari pihak ketiga.

    Baca juga: Jalur Balapan Formula E Bakal Ditetapkan Sebelum Libur Natal 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.