Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Kuasa Hukum Nia Ramadhani: Tak Ada Penggeledahan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Kuasa Hukum Nia Ramadhani dan Ardie Bakri, Wa Ode Nur Zainab saat setelah menghadiri sidang perdana Nia Ramadhani, suaminya Ardi Bakrie dan supirnya Zen Vivanto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 2 Desember 2021. | Syifa Indriani

TEMPO.CO, JakartaKuasa Hukum Nia Ramadhani dan Ardie Bakri, Wa Ode Nur Zainab menyatakan keberatan terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang menyebutkan bahwa polisi melakukan penggeledahan saat penangkapan Nia pada 7 Juli 2021 lalu.

“Sebagaimana yang Bu Nia sampaikan, sebenarnya memang tidak ada penggeledahan, tetapi Ibu Nia secara suka rela memberikan alat itu (bong),” kata Wa Ode di Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Pusat, Kamis, 2 Desember 2021.

Wa Ode mengatakan, sesungguhnya perbuatan kliennya tersebut perlu diapresiasi karena telah secara sukarela memberikan ke pihak polisi barang bukti tersebut.

Sebelumnya, dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang perdana Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, disebutkan bahwa dalam proses penangkapan selebritas itu, polisi melakukan penggeledahan di rumah mereka. Jaksa menyebut polisi melakukan penggeledahan dan menemukan seperangkat alat penghisap sabu atau bong yang berada di laci kamar Nia.

 “Selama proses pemeriksaan, polisi menyatakan barang bukti satu plastik yang berisikan kristal putih dalam penggeledahan Nia dan Zen merupakan narkotika kelas 1 jenis sabu seberat 0,553 gram,” kata Jaksa.

 Dalam dakwaannya, Jaksa menyebut Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie, serta sopirnya Zen Vivanto telah menyalahgunakan narkotka golongan 1 jenis sabu untuk kepentingan diri sendiri. Ketiganya didakwa dengan pasal 127 Ayat 1 (a) UUD Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Narkotika Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara.

Baca juga: Datang Telat, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Diperingatkan Hakim

 

SYIFA INDRIANI






Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

4 hari lalu

Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

Putri mendiang Imam S Arifin, berinisial RDA, ditangkap polisi karena diduga mencuri belasan sepeda motor.


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

9 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

11 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

14 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polisi Sita Aset Bandar Narkoba Sebesar Rp 50 Miliar

23 hari lalu

Polisi Sita Aset Bandar Narkoba Sebesar Rp 50 Miliar

Polisi menangkap seorang bandar narkoba yang disebut memiliki aset terbesar sepanjang tahun ini. Dia membeli sabu dari seorang bernama Uncle Jack.


Polres Metro Depok Tangkap 16 Pelaku Judi Konvensional dan Online

30 hari lalu

Polres Metro Depok Tangkap 16 Pelaku Judi Konvensional dan Online

Polres Metro Depok tangkap 16 orang pelaku judi konvensional dan online yang biasa bermain di Kota Depok.


Polres Jakbar Sita Sabu 44 Kg dalam Kemasan Teh Cina dari Jaringan Internasional

30 hari lalu

Polres Jakbar Sita Sabu 44 Kg dalam Kemasan Teh Cina dari Jaringan Internasional

Polres Jakarta Barat menyita sabu sebanyak 44 kilogram yang telah dikemas dalam teh cina. Berasal dari jaringan internasional.


LBH Jakarta Kecam Proses Etik Kapolres Bandara Soetta dan Bawahannya

31 hari lalu

LBH Jakarta Kecam Proses Etik Kapolres Bandara Soetta dan Bawahannya

Eks Kapolres Bandara Soetta Komisaris Besar Edwin Hatorangan Hariandja diberhentikan karena diduga menerima uang dalam penanganan kasus narkotika


LBH Jakarta Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Eks Kapolres Bandara Soetta

31 hari lalu

LBH Jakarta Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Eks Kapolres Bandara Soetta

Eks Kapolres Bandara Soetta Komisaris Besar Edwin Hatorangan Hariandja diberhentikan karena diduga menerima uang dari penanganan kasus narkoba


Hakim Vonis 6 Pengeroyok Ade Armando dengan Hukuman 8 Bulan Penjara

32 hari lalu

Hakim Vonis 6 Pengeroyok Ade Armando dengan Hukuman 8 Bulan Penjara

Hukuman terhadap pengeroyok Ade Armando itu jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa yang menuntut hukuman 2 tahun penjara.