Nol Sumur Resapan di Jakarta Utara: Langganan Banjir Rob hingga Intrusi Air Laut

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Kondisi sumur resapan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Desember 2021. Proyek sumur resapan menyebabkan sebagian ruas jalan Lebak Bulus III, Jakarta Selatan retak. TEMPO/Ridho Fadilla

TEMPO.CO, Jakarta -

Jakarta utara menjadi suatu wilayah Jakarta yang kerap terendam banjir rob.

Malah sebagian wilayahnya sudah ada yang terendam secara permanen akibat adanya instrusi air laut. Tiap tahun ada pula yang menjadi langganan banjir rob.

Instrusi air laut sendiri merupakan kondisi naiknya air laut ke dalam pori-pori batuan, sehingga tergantinya air tawar, adanya cemar pada air tanah yang terkandung dan terjadinya penurunan daratan (land subsidence). 

Jika mengambil pemaparan informasi dari laman E-jounal.tegalkota.go.id, menyebutkan instrusi menjadi salah satu permasalahan pokok pada kawasan pesisir, pemicunya beragam mulai dari pengambilan air tanah untuk kebutuhan domestik, nelayan, dan industri.

Ada juga karena banyaknya pembangunan yang tidak terkontrol sesuai pola ruang, yang berujung pada menyempitnya ruang terbuka hijau yang diharapkan dapat menampung air hujan. Berkurangnya ruang hijau ini berdampak pula minimnya jumlah air bawah tanah.

Suasana banjir rob yang merendam pemukiman warga di Muara Angke Kelurahan Pluit Jakarta Utara, Senin 8 Juni 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

Menyinggung soal penggunaan air tanah yang berlebih masih dari sumber yang sama dijelaskan jika tidak segera ditangani maka dampak jangka panjang, bakal terjadi rembesan air laut ke daratan yang turut mempengaruhi penurunan tinngi daratan. 

Guna mengurangi laju penurunan tanah (daratan), Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dalam publikasinya di laman kehati.org, menyampaikan perlu memperbanyak daerah resapan air supaya memudahkan air hujan masuk ke dalam tanah.

Jika sumbet resapan air tidak juga memadai ini bakal membuat air langsung menuju ke sungai dan bermuara ke laut.

Pemprov DKI mempunyai program sumur resapan sebagai Langkah anitispasi banjir sekaligus mempercepat serapan air ke dalam tanah. Tapi di Jakarta Utara nol karena baru menggali 1 meter, sudah ketemu air laut.

Di lain sisi, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Suhendar dari laman esdm.go.id, mengatakan kendali pembatasan penggunaan air tanah guna memperlambat instrusi air laut. 

"Langkah lainnya adalah pengawasan dan memperketat perijinan jika ada pengajuan pengambilan air tanah," ucap Rudi, seperti yang dikutip Tempo.co pada Selasa, 30 November 2021 . 

Selain itu pencegahan instrusi air laut dapat dilakukan dengan oemasangan tanggul di area kawasan pesisir, juga dapat pula dicegah dengan penanaman tanaman magrove di pesisir guna mengurasi tingkat abrasi dan pencegah laju perubahan krisis iklim. 

Penanaman mangrove berkaitan dengan mengurangi jumlah karbondioksida (CO2), maka tak asing jika tanaman tropis ini disebut sebagai blue carbon

TIKA AYU
Baca juga: Nol Sumur Resapan di Jakarta Utara Karena Menggali Satu Meter Sudah Ketemu Air






Ke Pelabuhan Muara Angke Nanti Tak Lagi Lewati Jalan yang Becek dan Bau Ikan

1 jam lalu

Ke Pelabuhan Muara Angke Nanti Tak Lagi Lewati Jalan yang Becek dan Bau Ikan

Dinas Perhubungan DKI sedang membuat akses masuk baru Pelabuhan Muara Angke untuk mengakomodir keluhan pengunjung


DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

1 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


3.000 Mangrove Ditanam di Pantai Indah Kapuk, Wali Kota: 13 Sungai Bermuara di Teluk Jakarta

1 hari lalu

3.000 Mangrove Ditanam di Pantai Indah Kapuk, Wali Kota: 13 Sungai Bermuara di Teluk Jakarta

Sebanyak 3.000 mangrove ditanam di Pantai Indah Kapuk, Jakarta.


Terpopuler Metro: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Motif Baru di Balik Pembunuhan Brigadir J

4 hari lalu

Terpopuler Metro: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Motif Baru di Balik Pembunuhan Brigadir J

Kamaruddin Simanjuntak mengungkap motof baru di balik alasan Ferdy Sambo menghabisi Brigadir J. Ada soal konsorsium 303.


Jakarta Pasti Terdampak Perubahan Iklim Dunia: Air Laut Naik Hingga Ancaman Tenggelam

5 hari lalu

Jakarta Pasti Terdampak Perubahan Iklim Dunia: Air Laut Naik Hingga Ancaman Tenggelam

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan perubahan iklim dunia mau tidak mau pasti akan berdampak pada Kota Jakarta.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

5 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.


Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

5 hari lalu

Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

Ledakan diduga berasal dari granat kejut (stun grenade) terjadi di gang sempit Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat Cilincing.


Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

5 hari lalu

Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan membangun sebanyak 2 ribu sumur resapan di 10 kecamatan di daerah tersebut pada 2022.


Simalakama Tempat Hiburan Malam Rawa Malang, dan Prostitusi Sajem di Jakarta Utara

7 hari lalu

Simalakama Tempat Hiburan Malam Rawa Malang, dan Prostitusi Sajem di Jakarta Utara

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Utara Yusuf Madjid menilai tempat hiburan malam di Kampung Rawa Malang harus disatukan dengan TPU.


Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

7 hari lalu

Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

Menteri Bintang Puspayoga mengunjungi rumah remaja putri berusia 13 tahun korban kekerasan seksual.