FPI Bakal Gelar Haul 6 Laskar Korban Unlawful Killing

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Penembakan terjadi Senin dini hari sekitar pukul 00.30 di Tol Cikampek Kilometer 50. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

TEMPO.CO, Jakarta - Front Persaudaraan Islam atau FPI menggelar acara Haul 6 Syuhada untuk memperingati satu tahun kasus unlawful killing atau pembunuhan di luar sidang terhadap enam laskar FPI tersebut.

Kasus penembakan terhadap enam anggota FPI itu terjadi pada 7 Desember 2020 di Tol Jakarta - Cikampek KM 50.  

"Acaranya lewat zoom dan di lingkungan keluarga syuhada," kata kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, saat dihubungi Tempo, Jumat, 3 Desember 2021.  

Aziz menjelaskan, acara itu bakal digelar pada 7 Desember 2021. Selain mendoakan enam anggota FPI korban , acara itu juga bakal mendoakan kehancuran bagi para pembunuh enam anggota FPI tersebut. 

Dalam surat instruksi FPI yang tersebar, acara itu bakal diadakan di seluruh cabang FPI.  

"Sekaligus melakukan istighotsah mendoakan keselamatan bagi negeri serta kehancuran bagi mereka yang terlibat dalam pembunuhan 6 Syuhada," isi surat tersebut. 

Saat ini, peristiwa unlawful killing terhadap enam laskar FPI sedang diusut dan disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin merupakan terdakwa dalam sidang itu.

Sementara Ipda Elwira Priyadi Zendrato tidak sempat diproses hukum karena telah meninggal dunia dalam kecelakan di Jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten pada 26 Maret 2021.  

Dalam sidang perdana, JPU membacakan dakwaan kepada kedua anggota polisi itu. Mereka dituduh telah melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.  

"Bahwa akibat perbuatan terdakwa melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan saksi Ipda M Yusmi Chorella dan Ipda Elwira Priadi Z (Almarhum) mengakibatkan matinya Andi Oktiawan, Faiz Ahmad Syukur, Lutfi Hakim, Akhmad Sofiyan, M Reza, dan Muhammad Suci Khadavi Putra," kata jaksa Zet Tadung Allo.   

M JULNIS FIRMANSYAH

Baca juga: Terdakwa Tak Bisa Hadir, Sidang Unlawful Killing 6 Laskar FPI Hari Ini Ditunda






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

6 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

6 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

7 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

12 hari lalu

Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

Lokasi penembakan 6 laskar FPI terjadi di KM 50. TKP ini masih menyisakan pertanyaan, karena rest area di sana pun ditutup.


Kasus KM 50 Berbuntut: Apa Itu Vonis Bebas dalam Hukum Pidana

14 hari lalu

Kasus KM 50 Berbuntut: Apa Itu Vonis Bebas dalam Hukum Pidana

Dua polisi terdakwa di kasus KM 50 itu, Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, tetap di vonis lepas. Di hukum pidana ada pula vonis bebas.


5 Respons Soal Penembakan Laskar FPI di KM 50: Presiden Jokowi hingga Komnas HAM

14 hari lalu

5 Respons Soal Penembakan Laskar FPI di KM 50: Presiden Jokowi hingga Komnas HAM

Kasus dugaan pelanggaran HAM di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek banyak sekali menyedot perhatian, baik dari masyarakat hingga pejabat dan publik figur.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

14 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Komnas HAM soal Film Dokumenter Kilometer 50: Pengingat Unlawful Killing oleh Polisi

14 hari lalu

Komnas HAM soal Film Dokumenter Kilometer 50: Pengingat Unlawful Killing oleh Polisi

Komnas HAM turut mengomentari peluncuran film dokumenter Kilometer 50 oleh TV Tempo dan Tempo.co.


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

15 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

15 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.