Tak Terbukti Ada Pidana, Polisi Hentikan Kasus Nicholas Sean dan Ayu Thalia

Putra sulung Ahok, Nicholas Purnama, mengunggah foto saat makan malam bersama ayahnya untuk merayakan ulang tahun yang ke-21 pada September 2019. Instagram/@Nachosean

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan kasus dugaan penganiayaan anak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean Purnama terhadap Ayu Thalia tak terbukti mengandung unsur pidana. Kepala Kepolisian Resor Jakarta Utara Komisaris Besar Guruh Arif Darmawan mengatakan hal itu berdasarkan gelar perkara yang beberapa kali mereka lakukan.

"Kami lihat dan periksa saksi kemudian CCTV tidak ada bukti pendukung yang mengarah ke sana," kata Guruh saat dihubungi wartawan pada Sabtu, 4 Desember 2021.

Dengan begitu, polisi pun memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus penganiayaan tersebut. "Karena setelah kita cek semua, saksi kemudian bukti, tidak terbukti, ya, sudah, selesai. (Kasusnya) berhenti," tutur Guruh.

Sebelumnya, selebgram Ayu Thalia melaporkan Nicholas Sean ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, atas dugaan penganiayaan di sebuah showroom mobil tempat Ayu bekerja sebagai SPG pada Jumat, 27 Agustus 2021. Dalam laporannya, Ayu menuduh Sean telah melakukan pelanggaran Pasal 351 KUHP.

Putra Ahok ini lantas melaporkan balik Ayu Thalia ke Polres Jakarta Utara pada Selasa, 31 Agustus 2021. Sean menuding Ayu telah melakukan pencemaran nama baik.

Guruh pun mengatakan laporan Nicholas Sean soal dugaan pencemaran nama baik itu tengah berproses. "Dua-duanya kami proses, baik yang dugaan penganiayaan maupun pencemaran nama baik. Yang satu sudah kami nyatakan dihentikan, nah, yang belakangan ini masih dalam proses," ujar dia. 

Baca juga: Kuasa Hukum Nicholas Sean Purnama Tuding Ayu Thalia Tak Konsisten






Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

2 hari lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Paulus Waterpauw Laporkan Kuasa Hukum Lukas Enembe ke Bareskrim

4 hari lalu

Paulus Waterpauw Laporkan Kuasa Hukum Lukas Enembe ke Bareskrim

Laporan diajukan setelah Paulus mensomasi 2 x 24 jam ke tim kuasa hukum usai dituding terlibat dalam proses penetapan tersangka Lukas Enembe.


Disomasi Paulus Waterpauw, Pengacara Lukas Enembe: Hanya Sampaikan Data Fakta Ada Upaya Kriminalisasi

5 hari lalu

Disomasi Paulus Waterpauw, Pengacara Lukas Enembe: Hanya Sampaikan Data Fakta Ada Upaya Kriminalisasi

Menurut Roy, buku itu telah menyampaikan upaya kriminalisasi yang ditujukan terhadap Lukas Enembe. Ia juga tidak akan menghubungi Paulus soal somasi


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

5 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

5 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

6 hari lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

12 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

17 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

18 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

18 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.