KRL Anjlok di Sudimara, Bikin Macet dan Perjalanan Kereta Jadi Terhambat

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pengguna jasa KRL beraktivitas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 2 Desember 2021. Pembatasan kapasitas pengguna KRL tetap berlaku meskipun daerah Jakarta dan sekitarnya berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yaitu 32 persen. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pengguna jasa KRL beraktivitas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 2 Desember 2021. Pembatasan kapasitas pengguna KRL tetap berlaku meskipun daerah Jakarta dan sekitarnya berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yaitu 32 persen. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan kereta KRL Commuter Line menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat mengalami gangguan imbas anjloknya satu rangkaian kereta di pintu kereta Stasiun Sudimara. Kereta tersebut anjlok pada pukul 12.20 dan sampai saat ini masih dalam proses evakuasi.   

    "KRL tersebut merupakan KRL yang sedang tidak melayani pengguna. KRL tersebut adalah kereta cadangan yang sedang disiapkan menuju ke Stasiun Tanah Abang," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangannya, Ahad, 5 Desember 2021.   

    Akibat anjloknya kereta tersebut, antrean penumpang di Stasiun Tanah Abang mulai menumpuk. Masyarakat melalui media sosial Twitter-nya juga membanjiri Twitter @CommuterLine dengan berbagai protes karena lelah menunggu kereta.   

    Anne menjelaskan, akibat peristiwa ini KAI Commuter juga melakukan rekayasa operasi di lintas Tanahabang - Serpong. KRL yang akan melintas di sepanjang Stasiun Serpong hingga Stasiun Kebayoran diatur bergantian menggunakan satu jalur.   

    Meskipun masih dapat melintas di lokasi menggunakan satu jalur, namun Anne mengatakan tetap akan ada keterlambatan perjalanan KRL karena adanya gangguan operasional ini dan upaya penangangannya dalam beberapa waktu mendatang. 

    "Untuk perjalanan KRL yang terdampak saat ini hanya di lintasan Rangkasbitung (Tanahabang - Serpong / Rangkasbitung PP) sementara seluruh lintas lainnya masih terpantau normal," kata Anne.   

    Dalam video yang beredar, kereta Commuter Line anjlok tepat di pintu perlintasan kereta Sudimara sehingga membuat kendaraan yang hendak melintas tertahan. Hal dikabarkan membuat arus lalu lintas macet karena terhenti total sampai saat ini. 

    M JULNIS FIRMANSYAH 

    Baca juga: Penumpang KRL Akan Bisa Gunakan Layanan GoTransit Awal 2022


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.