Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sumur Resapan Dihapus, PDIP Dorong Normalisasi Sungai dan Tanggul Pantai Utara

Reporter

image-gnews
Kondisi sumur resapan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Desember 2021. Proyek sumur resapan menyebabkan sebagian ruas jalan Lebak Bulus III, Jakarta Selatan retak. TEMPO/Ridho Fadilla
Kondisi sumur resapan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Desember 2021. Proyek sumur resapan menyebabkan sebagian ruas jalan Lebak Bulus III, Jakarta Selatan retak. TEMPO/Ridho Fadilla
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menghapus anggaran sumur resapan pada tahun anggaran 2022 tahun depan, DPRD DKI mendesak Gubernur Anies Baswedan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk fokus pada normalisasi sungai dan pembuatan tanggul di pesisir utara Jakarta.

Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta menilai upaya yang paling tepat dan efektif dalam pengendalian banjir di Jakarta adalah normalisasi sungai atau dengan kata lain pelebaran sungai khususnya pada sejumlah sungai dan kali besar di Ibukota.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menjelaskan program tersebut perlu menjadi fokus Pemprov DKI pada tahun anggaran 2022 sehingga sungai dan kali bisa menampung air lebih banyak, baik yang berasal dari hujan lokal maupun kiriman dari hulu.

“Normalisasi yang paling bener menurut saya, kalau itu dijalankan dengan baik, pasti pengurangan banjir akan signifikan. Itu paling efektif karena sifatnya bisa menampung air lebih banyak,” ujar Ida Mahmudah seperti dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta,

Menurut politikus PDIP itu, adapun program yang tepat untuk pesisir pantai utara Jakarta yakni pembangunan tanggul yang kokoh. Menurutnya upaya tersebut dapat menekan seminimal mungkin kerugian warga sekitar pantai secara materil.

“Kalau dipesisir utara, tetap efektifnya tanggul. Sebab setiap ada rob selalu banjir. Jadi solusinya pembuatan tanggul yang kokoh sesegera mungkin,” ungkapnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ida Mahmudah menuturkan alasan kegiatan tersebut digalakkan kembali sebab program sumur resapan (drainase vertikal) yang selama ini telah dibuat disejumlah titik dinilai kurang efektif dalam pengendalian banjir. Sehingga diputuskan dalam Rapat Badan Anggaran (banggar) untuk dihapus.

“Waktu finalisasi atau pembahasan anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), banyak komplain dari anggota Banggar bahwa ada beberapa titik, menurut mereka, pembangunan sumur resapan ini tidak efektif, yang akhirnya diputuskan oleh Banggar, dinolkan,” katanya.

IQBAL MUHTAROM

Baca juga: Mengenal Dua Sumber Dana Pembuatan Sumur Resapan di Jakarta

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ganjar Pranowo Pamit ke NU dan Muhammadiyah Jawa Tengah

7 jam lalu

Bacapres Ganjar Pranowo usai menjadi pembicara dalam acara bertajuk Hari Menjadi Manusia di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Juli 2023. TEMPO/Ima Dini Shafira
Ganjar Pranowo Pamit ke NU dan Muhammadiyah Jawa Tengah

Ganjar Pranowo berpamitan ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Jawa Tengah. Masa kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut akan berakhir pada 5 September 2023


Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

7 jam lalu

Presiden Jokowi memberikan jaket kepada relawan saat menghadiri Konser Satu Komando Sapu Lidi di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Ahad, 21 Agustus 2022.  ANTARA/Umarul Faruq
Relawan Jokowi se Jatim Dukung Prabowo Dinilai Hanya Manuver Murahan

Relawan Jokowi yang mendukung Prabowo di Jatim dianggap tak memiliki jejak rekam mendukung Jokowi di Pemilu 2019.


Polri: Harun Masiku Masih Bisa ke Luar Negeri Jika Ubah Identitas

8 jam lalu

Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Inspektur Jenderal Krishna Murti, saat memaparkan soal keberadaan Harun Masiku di gedung Divhumas Polri, Senin, 7 Agustus 2023 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Polri: Harun Masiku Masih Bisa ke Luar Negeri Jika Ubah Identitas

Polri menyatakan sempat menyampaikan kekhawatiran jika Harun Masiku ke luar negeri dengan mengubah identitasnya.


Polri Pastikan Harun Masiku Belum Berganti Kewarganegaraan

9 jam lalu

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto Kadiv Hubinter Irjen Pol Khrisna Murti memberikan keterangan saat rilis pengungkapan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) jaringan internasional Indonesia-Kamboja berupa penjualan organ tubuh di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 20 Juli 2023. Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengamankan 12 orang tersangka lintas profesi dengan barang bukti sebanyak 18 kartu ATM beserta buku tabungan, 16 paspor, uang tunai senilai Rp 950 juta, dan 15 buah handphone, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 122 orang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polri Pastikan Harun Masiku Belum Berganti Kewarganegaraan

Krishna Murti mengakan pihaknya mengetahui ada buron yang mengganti kewarganegaraan, namun ia memastikan Harun Masiku belum mengubahnya.


Harun Masiku Buron KPK Lebih 3 Tahun, Polri Pastikan Masih di Tanah Air

11 jam lalu

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Januari 2020 lalu. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tim gagal menangkap lantaran dia diduga ditahan oleh sejumlah anggota kepolisian. Terhitung sejak 30 Juli 2021 lalu, Harun kemudian menjadi buronan internasional. Tak tanggung-tanggung, Interpol bahkan telah menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Facebook
Harun Masiku Buron KPK Lebih 3 Tahun, Polri Pastikan Masih di Tanah Air

Sejak ditetapkan masuk DPO KPK pada 17 Januari 2020, Harun Masiku masih belum tertangkap. Berikut perjalanan kasus Harun Masiku.


PDIP Polisikan Kader HMI yang Bakar Bendera Partai Saat Unjuk Rasa Bela Rocky Gerung

12 jam lalu

Sejumlah massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan aksi unjukrasa di depan Polres Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020. Dalam aksi tersebut para pengunjukrasa mengecam aksi pembakaran bendera PDIP saat aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI kemarin. TEMPO/Muhammad Hidayat
PDIP Polisikan Kader HMI yang Bakar Bendera Partai Saat Unjuk Rasa Bela Rocky Gerung

PDIP menyatakan kader HMI sebagai intelektual seharusnya mendahulukan moral dan etika bukan kebencian.


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

13 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Irjen Krishna Murti Sebut Harun Masiku Bersembunyi di Indonesia, Sehari Pulang Pergi ke Luar Negeri

14 jam lalu

Pada a wal tahun 2020, publik dihebohkan dengan kasus dugaan suap calon legislator Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Harun Masiku. Harun Masiku diduga menyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan untuk menjadi anggota DPR. Facebook.com
Irjen Krishna Murti Sebut Harun Masiku Bersembunyi di Indonesia, Sehari Pulang Pergi ke Luar Negeri

Dari data perlintasan buronan Harun Masiku tersebut dikabarkan melakukan penerbangan ke luar negeri hanya satu hari dan kemudian kembali ke Indonesia.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Kronologi Kader HMI Diduga Bakar Bendera PDIP gegara Bela Rocky

17 jam lalu

Sejumlah massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan aksi unjukrasa di depan Polres Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020. Dalam aksi tersebut para pengunjukrasa mengecam aksi pembakaran bendera PDIP saat aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI kemarin. TEMPO/Muhammad Hidayat
Kronologi Kader HMI Diduga Bakar Bendera PDIP gegara Bela Rocky

Sejumlah kader HMI diduga membakar bendera PDIP saat aksi unjuk rasa membela Rocky Gerung. Ini kronologi dan buntut dugaan pembakaran tersebut.