Wakil Camat Mampang Ungkap Banyak Warga Minta Pembangunan Sumur Resapan

Reporter

Pengendara motor melintas di Jalan Durian Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, 23 November 2021. Pengendara tampak berusaha menghindari permukaan sumur resapan yang tidak rata tersebut untuk berjaga-jaga. TEMPO/Daniel Christian D.E

TEMPO.CO, Jakarta - Meski mendapat kritikan dan kerap menjadi meme di lini masa media sosial, sebagian warga Jakarta justru meminta di daerahnya dibuat sumur resapan

Adanya permintaan masyarakat untuk membuat sumur resapan itu diungkap Wakil Camat Mampang Prapatan Jakarta Selatan. "Masih ada permintaan masyarakat untuk membuat drainase vertikal ini," katanya seperti dikutip dari siaran pers di laman PPID Jakarta, Ahad, 5 Desember 2021.

Menurut Wakil Camat Mampang Prapatan, Rafli menuturkan drainase vertikal seperti sumur resapan efektif untuk mengatasi banjir atau genangan air di wilayahnya.

Berdasarkan pantauan pada beberapa lokasi terdampak banjir, kata Rafli, pembangunan sumur resapan berdampak mengurangi genangan atau banjir.

"Hal itu telah teruji di beberapa titik," kata Rafli

Rafli mengatakan drainase vertikal seperti sumur resapan dapat memotong jarak aliran air yang sebelumnyamengalir secara  horizontal menjadi vertikal. Sehingga mempercepat penyerapan air ke tanah, karenanya mengatasi genangan dan banjir, dan membuat upaya konservasi tanah semakin baik.

Menurut Rafli dengan banyaknya eksploitasi air tanah pada lapisan akuifer dapat mengakibatkan penyusutan lapisan tanah sehingga terjadi penurunan permukaan tanah.

Ia menjelaskan untuk Kecamatan Mampang Prapatan ada penambahan sekitar 150 sumur resapan untuk dibangun di pinggir jalan utama Jalan Jenderal Gatot Subroto, taman, dan selebihnya di sekolah-sekolah.

Drainase vertikal terdiri dari sumur resapan dan kolam deteksi yang berfungsi tempat parkir genangan air sementara di permukaan jalan dan alat kontrol banjir.

Menurut dia, drainase vertikal berfungsi untuk memotong jarak alir arah horisontal menjadi lebih dekat sehingga meningkatkan proses konsolidasi tanah.

Pemprov DKI Jakarta membangun dua jenis sumur resapan, yaitu sumur resapan dangkal dan sumur resapan dalam. Sumur resapan dangkal berfungsi menekan genangan air di permukaan tanah dengan cara mengalirkan ke sumur resapan.

Adapun sumur resapan dalam berfungsi untuk menambah cadangan air tanah. Sumur resapan dangkal berpotensi menampung dan menyerapkan air ke dalam tanah sebanyak 11.502.420 m3.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatajan lokasi pembangunan sumur resapan ada yang di trotoar, persil, dan jalan lingkungan. Sumur resapan tidak bisa dibangun di tanah pribadi masyarakat sehingga harus dibangun di aset milik pemprov DKI Jakarta.

IQBAL MUHTAROM

Baca juga: Inilah Nama 29 Kontraktor yang Mengerjakan Proyek Sumur Resapan di DKI






Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

22 jam lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

1 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

3 hari lalu

Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki sejumlah infrastruktur pengendali banjir untuk mitigasi bencana alam.


DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

4 hari lalu

DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

DKI melakukan gerebek lumpur di sejumlah kali di Jakarta. Di Long Storage Agro Wisata Cilangkap akan dilaksanakan hingga akhir tahun.


Terpopuler Metro: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Motif Baru di Balik Pembunuhan Brigadir J

4 hari lalu

Terpopuler Metro: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Motif Baru di Balik Pembunuhan Brigadir J

Kamaruddin Simanjuntak mengungkap motof baru di balik alasan Ferdy Sambo menghabisi Brigadir J. Ada soal konsorsium 303.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

5 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.


Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

5 hari lalu

Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan membangun sebanyak 2 ribu sumur resapan di 10 kecamatan di daerah tersebut pada 2022.


Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

5 hari lalu

Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

Menko PMK Muhadjir Effendy yang ditugaskan Jokowi ke Pakistan mengatakan, tidak ada WNI yang menjadi korban banjir di negara itu.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

9 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut


Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

9 hari lalu

Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

Asuransi membuat petani tidak merugi. Lahan yang diasuransi akan mendapatkan klaim saat terjadi gagal panen.