Jeritan Hati Pedagang Buah Keliling Tertipu Investasi Minyak Goreng hingga 1 M

Minyak goreng. Pixabay.com/Congerdesign

TEMPO.CO, Jakarta - Parsiah, 52 tahun, bingung harus berbuat apa ketika seorang temannya mengancam akan melaporkannya ke polisi karena tertipu investasi minyak goreng yang diduga dilakukan Rika Fatmawati. "Padahal saya juga korban, tabungan, perhiasan, deposito saya habis terkuras," katanya kepada TEMPO, Ahad, 12 Desember 2021.

Wanita yang tinggal di Perumahan Bumi Asri Pasarkemis, Kabupaten Tangerang ini menuturkan ia tertipu Rp 1 miliar oleh Rika Fatmawati. Uang itu, kata dia, sebagian besar dari hasil jual buah keliling yang ia kumpulkan, deposito, perhiasan dan uang lima orang temannya yang menitipkan uang kepadanya untuk dikelola dalam bisnis minyak goreng itu.

Dalam kondisi seperti ini, Parsiah tertekan karena ada salah satu rekannya yang tidak mau mengerti, menuntut uangnya kembali dengan cepat serta mengancam akan melaporkannya ke polisi. "Kalau begini saya harus gimana, padahal dia sama saya sama sama kena tipu bu Rika. Dia terus menekan dan mengejar ngejar saya. Saya, kan, cuma perantara, semua transaksi diketahui olehnya," kata Parsiah.

Dia menyebutkan rekannya itu mengalami kerugian hingga Rp 600 juta. Parsiah merinci total uang pribadinya yang telah disetorkan ke Rika Rp 630 juta, sementara uang lima orang temannya dengan nilai variasi 30-70 juta.

Parsiah berjanji akan mengembalikan uang teman-temannya dengan cara menjual rumahnya, satu satu hartanya yang tersisa," Saya punya aset rumah, laku Rp 200 juta. Nanti saya ganti uang teman-teman seadanya. Saya pasrah mau dilapor polisi mau diapain saya pasrah."

Parsiah menuturkan terjebak dalam lingkaran penipuan investasi bodong  ini berawal dari pertemuannya dengan Rika Fatmawati pada September 2021 lalu. Sebelum bertemu Rika, Parsiah membeli minyak goreng melalui Jannah, salah satu korban penipuan juga.

Saat itu, Rika menawarkan kepadanya paket minyak goreng dengan merek terkenal seharga Rp 13,5 juta untuk 100 karton. "Saya tertarik karena harganya sangat murah, dan saya beli, barang datang serta lancar di bulan berikutnya dengan jumlah PO naik 200 karton," kata Parsiah.

Karena dua kali transaksi lancar dan memperoleh keuntungan besar, Rp 5 juta hingga Rp 6 juta per 100 karton, Parsiah percaya ketika Rika menawarkan paket 3000 karton minyak goreng, mie instan, kopi dengan total Rp 350 juta. "Dan dia terus menawarkan paket paket lainnya dengan harga yang menggoda."

Tak terasa Parsiah terus mentransfer uang ke rekening Rika, termasuk uang lima temannya dengan janji barang akan dikirim 10 Desember. "Tapi barang tidak ada, uang dan harta saya ludes, sekarang saya harus menanggung uang teman-teman saya," kata Parsiah.

Parsiah, satu dari puluhan korban Rika Fatmawati tersangka penipuan investasi minyak goreng di Perumahan Total Persada, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang. Jumlah korban berdasarkan data Polsek Jatiuwung saat ini mencapai 60 orang. Namun versi korban, yang tertipu investasi ini mencapai 92 orang.

JONIANSYAH HARDJONO

Baca juga:

Korban Penipuan Investasi Minyak Goreng di Tangerang Disebut Hampir Seratus






Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

6 jam lalu

Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

Zulkifli Hasan menegaskan kementeriannya tak akan mengikuti rekomendasi Ombudsman RI untuk menghapus kebijakan pemenuhan kebutuhan domestik atau DMO.


100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

10 jam lalu

100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

Zulkifli Hasan menyebutkan harga rata-rata minyak goreng secara nasional kini Rp 13.800 per liter.


Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

11 jam lalu

Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

Zulkifli Hasan mengklaim ada empat pencapaian utama Kementerian Perdagangan selama 100 hari dirinya menjabat Menteri Perdagangan.


674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

1 hari lalu

674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi pangan, ID Food, mengirimkan 674.400 liter Minyakita seharga Rp 14 ribu ke Maluku Utara.


Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

3 hari lalu

Obat-Obat Keras Golongan G Dijual Bebas di Toko-toko Kosmetik di Tangerang

Polisi menangkap para penjual obat-obat keras golongan G di Tangerang. Dijual dengan berkedok toko kosmetik.


Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

3 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

3 hari lalu

Polisi Tangkap Tiga Penjual Obat Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid Berkedok Kios Kosmetik

Polisi Sektor Sepatan Polres Metro Tangerang menangkap tiga penjual obat keras seperti Tramadol, Eximer, dan Teihexypenid.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

3 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

4 hari lalu

Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan kegiatan uji emisi oleh Dinas Lingkungan Hidup bertujuan untuk mengevaluasi kualitas udara.


Pegadaian Ingatkan Masyarakat Waspada Rekrutmen Palsu

4 hari lalu

Pegadaian Ingatkan Masyarakat Waspada Rekrutmen Palsu

Jika menerima pesan panggilan kerja di Pegadaian, masyarakat harus konfirmasi ke kantor Pegadaian terdekat, atau menghubungi 1500 569.