Sepanjang 2021, Pemprov DKI Olah 69,8 Ribu Kilogram Limbah B3

Petugas memindahkan kantong yang berisi limbah medis yang berbahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa, 17 Agustus 2021. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan perlunya tindakan yang cepat dan tepat terkait pengelolaan limbah medis Covid-19 yang mencakup Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang pada Juli 2021 terdapat peningkatan mencapai 18 juta ton. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang tahun 2021 Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengolah sampah atau limbah B3 sebanyak 69.896,48 kilogram. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) tersebut berasal dari rumah tangga hingga tempat isolasi terkendali seperti RSDC Wisma Atlet. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menerangkan limbah rumah tangga tahun ini jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu. 

"Untuk 2020 jumlahnya 1.538,77 kilogram, tahun ini di sektor rumah tangga 2.106,65 kilogram. Jadi memang meningkat signifikan di tahun 2021," ujar Asep di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Desember 2021. 

Untuk limbah B3 dari tempat isolasi terkendali, Asep mengatakan ada tujuh lokasi karantina tersebut, antara lain Graha TMII, Graha Ragunan, Rusun Nagrak, Cik's Mansion, LPMP Jagakarsa, Masjid Hasyim Ashari Cengkareng, dan Wisma Adhyaksa Puri Loka Jakarta Timur.

"Total keseluruhannya untuk limbah B3 dari tempat isolasi ada 68.357,71 kilogram," ujar Asep. 

Asep mengatakan saat ini Pemprov DKI Jakarta memiliki beberapa tempat penampungan sementara limbah B3, antara lain di Lenteng Agung, Bambu Larangan, Ciracas, dan Waduk Cincin. Lalu, untuk skala kecamatan ada di Cempaka Putih, Kebon Jeruk, Duren Sawit, Semper, Kantor DLH, Cakung, Pulo Gadung, Pesanggrahan, Tegal Alur, dan Condet. 

Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Lia G Partakusuma menerangkan, limbah medis dari rumah sakit rata-rata 1 kilogram per pasien per hari. Namun saat pandemi Covid-19 melanda, jumlah tersebut meningkat menjadi 1,88 kilogram per hari per pasien. 

"Waktu Covid-19 melonjak, GOR itu luar biasa menghasilkan limbah B3. Per harinya pernah menyentuh angka 493 ton," kata Lia. 

Lia menjelaskan limbah B3 sangat berbahaya. Sebab, jika tidak ditangani dengan prosedur yang tepat, limbah dapat menginfeksi masyarakat, bahkan dapat menjadi media penularan Covid-19.

Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat memilah limbah B3, seperti limbah masker dan APD lain dengan tak mencampurkannya dengan sampah rumah tangga. "Virus di benda padat bisa sampai lima jam. Jadi bayangan kalau bekas tisu atau masker dipungut oleh orang lain, tentu bisa menularkan orang lain," kata Lia. 

Baca juga: Air Sungai Sekitar Pabrik Tercemar, PT Mayora Indah: Limbah Kami Bukan Limbah B3






ITF Sunter Bakal Dibangun November 2023 Usai Disentil Jokowi, Pemprov DKI Tunggu Mitra Baru Jakpro

9 jam lalu

ITF Sunter Bakal Dibangun November 2023 Usai Disentil Jokowi, Pemprov DKI Tunggu Mitra Baru Jakpro

Pemprov DKI Jakarta tidak mau ikut campur pemilihan mitra Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter, setelah Fortum mundur.


Anak Usaha Jakpro Dipanggil Jokowi, Proyek ITF Sunter yang Mandek di Era Anies Baswedan Diminta Lanjut

11 jam lalu

Anak Usaha Jakpro Dipanggil Jokowi, Proyek ITF Sunter yang Mandek di Era Anies Baswedan Diminta Lanjut

Anak Usaha PT Jakarta Propertindo atau Jakpro, PT Jakarta Solusi Lestari menargetkan pembangunan ITF Sunter dimulai sebelum akhir November 2023.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

1 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Ini Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan yang Kena OTT DKI

13 hari lalu

Ini Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan yang Kena OTT DKI

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memberlakukan sanksi kepada warga yang membuang sampah sembarangan. Apa saja sanksi tersebut?


DKI Gencar OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Berlaku juga ke Anak-Anak

13 hari lalu

DKI Gencar OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Berlaku juga ke Anak-Anak

Warga Jakarta yang buang sampah sembarangan bisa dikenai sanksi denda hingga Rp500 ribu


OTT Pembuang Sampah Sembarangan Berlaku Setiap Hari

14 hari lalu

OTT Pembuang Sampah Sembarangan Berlaku Setiap Hari

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berencana akan melakukan operasi tangkap tangan atau OTT terhadap pembuang sampah sembarangan setiap hari


Dinas Lingkungan Hidup Akan Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan di Area Care Free Day

14 hari lalu

Dinas Lingkungan Hidup Akan Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan di Area Care Free Day

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan tangkap pembuang sampah sembarangan kawasan car free day Jalan Thamrin-Sudirman


Karyawan Tuntut PT KCN Beroperasi Lagi, DKI Beri Restu

15 hari lalu

Karyawan Tuntut PT KCN Beroperasi Lagi, DKI Beri Restu

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Izinkan PT KCN beroperasi sementara walau kena sanksi.


6 Pembuang Sampah Sembarangan Saat CFD kena OTT, Didenda Total Rp 400 Ribu

17 hari lalu

6 Pembuang Sampah Sembarangan Saat CFD kena OTT, Didenda Total Rp 400 Ribu

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menempatkan tujuh Posko sepanjang Jalan Sudirman -Thamrin saat CFD.


Cerita Penemuan Truk Sedot WC Buang Tinja di Dukuh Atas hingga Sopir D Didenda Rp 5 Juta

22 hari lalu

Cerita Penemuan Truk Sedot WC Buang Tinja di Dukuh Atas hingga Sopir D Didenda Rp 5 Juta

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berhasil menangkap sopir truk sedot WC yang membuang limbah tinja sembarangan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Sopir truk harus membayar denda Rp5 juta karena terbukti melanggar.