Yusuf Mansur Laporkan Balik Para Penggugat Wanprestasi ke Polda Metro

Reporter

Pendakwah, Yusuf Mansur dalam unggahan di akun Instagramnya yang memperlihatkan rambutnya sudah gondrong, Foto: Instagram Yusuf Mansur.

TEMPO.CO, Jakarta - Ustadz Yusuf Mansur, diwakili oleh penasihat hukumnya, Deddy DJ, melaporkan sejumlah pihak perihal tudingan wanprestasi investasi patungan usaha terhadapnya ke Polda Metro Jaya pada Senin, 10 Januari 2022.

Menurut dia, laporan itu dibuat untuk menepis berita perihal perkara yang melibatkan kliennya. “Untuk mencounter semua berita liar yang menjadi bola liar. Seakan-akan ini adalah satu penggiringan opini bahwa Yusuf Mansur adalah seorang penipu,” ujar dia. 

Deddy memastikan bahwa kliennya tidak pernah berniat menipu, terlebih menipu para jamaahnya. Menurut dia, ada penggiringan opini miring  terhadap usaha dengan skema bisnis patungan aset manajemen atau paytren yang dirintis Yusuf sejak 2012 lalu. 

Deddy menyebut upaya itu merupakan pencemaran nama baik kliennya. “Maka hari ini saya mewakili klien mengambil langkah hukum untuk melaporkan aktor intelektual yang sengaja mendiskreditkan atau membuat image Yusuf Mansur hancur,” ucap Deddy. 

Menurut dia, ada tiga orang yang dilaporkan oleh Yusuf Mansur. Deddy tak menjelaskan secara rinci identitas orang tersebut, namun ia menyebut mereka sebagai aktor dalam menggiring opini miring terhadap Yusuf.

Selain itu ia juga melaporkan beberapa penggugat kasus dugaan wanprestasi itu. “Yang sudah terima uang kembali tapi dia ikut penggiringan opini seakan-akan bisnis ini tidak ada,” tutur Deddy. 

Seperti diketahui, sidang perdana perkara perdata dengan tergugat Yusuf Mansur sudah berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang pada Kamis, 6 Januari 2022 lalu. Informasi yang Tempo terima ada 12 orang yang menggugat ustaz yang bernama lahir Jam’an Nurchotib Mansur itu. 

Bersama Yusuf, ada dua pihak tergugat lainnya yakni PT Inext Arsindo dan Jody Broto Suseno. Dalam gugatan yang didaftarkan. petitumnya menyebutkan Yusuf Mansur dan tergugat lainnya telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) patungan usaha hotel dan apartemen haji dan umrah.

ADAM PRIREZA

Baca juga: Hadapi Gugatan Perdata, Yusuf Mansur: Saya Malah Suka Dibawa ke Jalur Hukum






Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

4 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

4 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

5 hari lalu

Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

Pengusaha asal Depok yang melaporkan ke polisi wiraswastawan dari Boyolali dengan tuduhan penipuan dan penggelapan angkat bicara.


Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

7 hari lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.


Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

10 hari lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

Tersangka diketahui merupakan pecatan polisi karena desersi atau meninggalkan dinas di Polda Sumatera Selatan


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

11 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

Pelaku penipuan menawari para mahasiswa IPB investasi di toko onlinenya. Diminta mengutang di pinjaman online.


Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

11 hari lalu

Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

Uya Kuya mengklaim punya bukti kunci dalam kasus penipuan yang diduga dilakukan Medina Zein.


Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

11 hari lalu

Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

Anggota keluarga yang meninggal di Kalideres hanya memiliki dua handphone, digunakan secara bergantian dan jarang interaksi dengan pihak lain.


Satu Anggota Keluarga di Rumah Kalideres Sudah Jadi Mayat Sejak 13 Mei 2022

11 hari lalu

Satu Anggota Keluarga di Rumah Kalideres Sudah Jadi Mayat Sejak 13 Mei 2022

Berdasarkan kesaksian pegawai koperasi simpan pinjam yang datang ke rumah di Kalideres itu, satu anggota keluarga telah jadi mayat.


Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

12 hari lalu

Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

Penyidik Polda Metro rencananya akan mengkonfrontasi keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara dengan tersangka lainnya.