Vonis Bruder Angelo Ditunda, Hakim: Kami Belum Rampung Musyawarah

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok menunda sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap anak panti asuhan Lukas Lucky alias Bruder Angelo pada hari ini.

“Agenda yang lalu semestinya hari ini putusan, tapi mohon maaf majelis hakim belum rampung melakukan musyawarah. Karena dua minggu ini kami banyak putusan dan agenda lain,” ungkap Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok Ahmad Fadil saat memimpin jalannya sidang, Kamis, 13 Januari 2022.

Fadil mengatakan, hakim meminta waktu satu minggu lagi untuk pembacaan putusan yaitu pada Kamis, 20 Januari 2022. "Jam 9 sudah di sini," kata dia sambil memohon maaf sekali lagi.

Sebelumnya dijadwalkan sidang vonis untuk Bruder Angelo dilaksanakan pada hari ini, Kamis 13 Januari 2022 pukul 10.00 WIB.

Menanggapi itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Arief Syafrianto mengatakan, pihaknya berharap vonis yang diberikan Majelis Hakim dapat sesuai dengan atau lebih dari tuntutan yang diberikan jaksa penuntut umum.

“Harapan kami sebagai penuntut umum tentu apa yang kami tuntut, semoga putusannya minimal ya sama dengan tuntutan kita,” kata Arief.

Sebagai informasi, peristiwa kekerasan seksual oleh Bruder Angelo ini mulai tercium sejak September 2019. Sedikitnya tiga anak di Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani menjadi korbannya hingga berujung pelaporan ke Polres Metro Depok.

Tapi Angelo berhasil bebas dari hukuman dengan alasan, pihak kepolisian menemui kendala saat melakukan penyidikan, yaitu saksi dan korban tidak bersedia memberikan keterangan. Sehingga Angelo bebas pada 9 Desember 2019 atau setelah 2 bulan 24 hari mendekam di sel tahanan Polres Metro Depok.

Pada September 2020, publik kembali mendesak Polrestro Depok untuk membuka lagi kasus dugaan pelecehan seksual itu. Sehingga secara resmi pada 7 September 2020, Judianto dan rekan-rekan mendampingi korban untuk membuat laporan baru atas kasus ini ke Polres Metro Depok dengan laporan nomor LP/2096/K/IX/2020/PMJ/Restro Depok.

Hingga kini peristiwa tersebut tengah disidangkan, Jaksa Penuntut Umum telah menuntut agar terdakwa dihukum 14 tahun penjara dan denda Rp. 100juta atau subsider 3 bulan kurungan. Karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal  82 ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo pasal 64 KUHP.

 Baca juga: Agenda Sidang Perkara Kekerasan Seksual Bruder Angelo Hari Ini

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA






Dugaan Pelecehan Seksual Lagi di Kampus, Mahasiswi Laporkan Dosen Universitas Victory Sorong

8 jam lalu

Dugaan Pelecehan Seksual Lagi di Kampus, Mahasiswi Laporkan Dosen Universitas Victory Sorong

Mahasiswi Universitas Victory Sorong berinisial SM melaporkan dosen MM karena dugaan melakukan tindak pelecehan seksual.


7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

17 jam lalu

7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

Semakin marak kasusnya, berikut 10 cara untuk melindungi anak-anak dari pelecehan seksual.


China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

20 jam lalu

China Hukum Eks Bintang K-Pop 13 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,3 T

Kris Wu yang merupakan eks bintang K-Pop EXO dihukum oleh pemerintah China atas kasus pemerkosaan.


Pengadilan di Beijing Vonis Kris Wu 13 Tahun Penjara karena Memperdaya dan Memperkosa 3 Wanita

20 jam lalu

Pengadilan di Beijing Vonis Kris Wu 13 Tahun Penjara karena Memperdaya dan Memperkosa 3 Wanita

Salah satu korban Kris Wu, Du Meizhu yang melakukan Gerakan #MeToo mengungkapkan kelegaannya setelah mendengar vonis dijatuhkan.


Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

1 hari lalu

Oh Young Soo Didakwa Tanpa Penahanan Atas Tuduhan Serangan Tidak Senonoh

Selama penyelidikan kejaksaan, Oh Young Soo dilaporkan telah membantah tuduhan menyentuh tubuh perempuan secara tidak pantas.


Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

2 hari lalu

Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

Orang dewasa korban pelecehan seksual di New York mendapat kesempatan untuk menuntut atas dugaan kejahatan yang mereka alami puluhan tahun lalu


She Said: Investigasi Kekerasan Seksual pemicu Gerakan #MeToo

3 hari lalu

She Said: Investigasi Kekerasan Seksual pemicu Gerakan #MeToo

Maria Schrader mengemas She Said seperti film jurnalisme pada umumnya yang menceritakan cerita di balik terbitnya berita besar.


LPSK Ungkap Alasan Kasus Pelecehan Seksual di Kemenkop UKM Dibuka Lagi

4 hari lalu

LPSK Ungkap Alasan Kasus Pelecehan Seksual di Kemenkop UKM Dibuka Lagi

LPSK sempat menyurati Menkopolhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus pelecehan seksual di Kemenkop UKM bisa dibuka lagi


Kasus Pelecehan Seksual Murid SD di Bekasi, Kementerian PPPA Minta Guru Kontrak Segera Ditangkap

7 hari lalu

Kasus Pelecehan Seksual Murid SD di Bekasi, Kementerian PPPA Minta Guru Kontrak Segera Ditangkap

Kementerian PPPA menolak restorative justice dalam kasus pelecehan seksual murid di Bekasi agar memberikan efek jera terhadap pelaku.


KPA Bekasi: Murid SD Korban Pelecehan Seksual Guru Bertambah Jadi 8 Orang

8 hari lalu

KPA Bekasi: Murid SD Korban Pelecehan Seksual Guru Bertambah Jadi 8 Orang

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi menyatakan ada delapan murid SD Negeri di Jatiasih yang diduga menjadi korban pelecehan seksual.