Gempa Merusak 60 Bangunan di 19 Kecamatan di Pandeglang, Ada Sekolah Puskesmas

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Satu rumah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang terdampak gempa M6,6 pada Jumat 14 Januari 2022. (ANTARA/HO-BNPB)

    Satu rumah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang terdampak gempa M6,6 pada Jumat 14 Januari 2022. (ANTARA/HO-BNPB)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Banten Irjen Pol. Rudy Heriyanto menyampaikan menyampaikan dampak kerusakan akibat gempa magnitudo 6,7 di Kabupaten Pandeglang. Gempa tersebut berpusat di arah barat daya Sumur, Banten.

    Rudy Heriyanto menjelaskan dari laporan yang masuk ke Polda Banten terdapat  60 bangunan rusak yang tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

    Tiga jam setela gempa Banten mengguncang pada 16.05  WIB  data yang masuk ke Polres Pandeglang menyebutkan ada 60 bangunan yang rusak terdiri atas;  54 unit rumah, 1 unit puskesmas, 3 unit sekolah dan 2 unit mushola mengalami kerusakan.

    Adapun rincian bangunan  rusak di Kabupaten Pandeglang  diantaranya terjadi di Kecamatan Cibaliung dengan kerusakan 1 unit sekolah, Kecamatan Cimanggu dengan 8 unit rumah, Kecamatan Mandalawangi 1 unit rumah, Kecamatan Angsana 3 unit rumah, Kecamatan Cikeusik 1 unit rumah, 1 unit sekolah, serta 1 musholla. Selanjutnya Kecamatan Sumur 8 unit rumah, 1 sekolah, 1 puskesmas.

    Di Kecamatan Saketi terdapat 5 unit rumah, Kecamatan Jiput 3 unit rumah, Kecamatan Banjar 1 unit rumah, Kecamatan Bojong 1 musholla, Kecamatan Cigeulis 1 unit rumah, Kecamatan Picung 3 unit rumah, Kecamatan Patia 4 unit rumah, Kecamatan Panimbang 3 unit rumah, Kecamatan Pulosari 2 unit rumah, Kecamatan Labuan 1 unit rumah, Kecamatan Carita 1 unit rumah, Kecamatan Munjul 4 unit rumah, Kecamatan Pagelaran 5 unit rumah.

    Rudy Heriyanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap berhati-hati, "Kami imbau masyarakat tidak panik dan berhati-hati, apabila ada gempa susulan, masyarakat harus bisa menyelamatkan diri ke wilayah yang lebih aman," kata Rudy

    AYU CIPTA

    Baca juga: Gempa Merusak Bangunan Lapas Rangkasbitung, 50 Napi Harus Pindah Penjara


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?