Kuasa Hukum Minta Jaksa Beri Rekomendasi Setop Perkara Haris Azhar dan Fatia

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti saat mencari makan jelang pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 18 Januari 2022. Seperti diketahui, pagi ini, sekitar pukul 07.45 WIB, sejumlah polisi mendatangi kantor Haris dan kediaman Fatia Maulidiyanti. Mereka hendak menjemput paksa keduanya untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara mereka dengan Luhut. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum mengajukan permohonan rekomendasi penghentian perkara yang melibatkan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti dan Direktur Lokataru Haris Azhar ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Mereka menilai proses perkara ini terlalu dipaksakan penyidik.

Sebelumnya Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti telah diperiksa penyidik dalam perkara pencemaran nama baik yang dilaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Pelaporan itu dilakukan setelah video berjudul, Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi -Ops Militer Intan Jaya tayang di akun Youtube Haris Azhar.

Kuasa hukum Koordinator KontraS Fatia, Andi Muhammad Rezaldi mengatakan kasus yang dialami kliennya dan Haris Azhar dapat dimaknai sebagai pemidanaan yang dipaksakan atau sebagai bentuk kriminalisasi.

"Apa yang dilakukan oleh keduanya itu dijamin baik menurut instrumen hukum dan juga hak asasi manusia," kata dia di Kejaksaan Tinggi DKI, Kamis, 27 Januari 2022.

Andi mengatakan, apa yang dilakukan Fatia dan Haris di kanal Youtube itu merupakan bentuk partisipasi sebagai warga negara dalam mengawasi jalannya pemerintahan agar berjalan sesuai prinsip hak asasi manusia dan juga demokrasi.

"Dalam surat yang kami sampaikan itu kami mengeluarkan berbagai pendapat secara hukum dan HAM yang sebetulnya kami ingin nyatakan bahwa kasus ini tidak layak untuk dilanjutkan," kata Andi.

Dia mengatakan, tak ada peristiwa pidana dalam kasus tersebut. Karena itu dia berharap pihak kejaksaan yang melakukan penelitian atas kasus ini dapat memberikan satu usul kepada penyidik untuk tidak melanjutkan atau setidaknya menghentikan perkara ini.

Kuasa hukum Haris Azhar, Muhammad Al Ayyubi Harahap mengungkapkan, dalam surat itu mereka ingin menekankan bahwa menyampaikan pendapat di ruang digital itu merupakan bagian dari partisipasi publik untuk kemajuan HAM.

"Substansi yang mereka bahas di video itu berlandas pada hasil kajian yang dimana substansinya adalah membahas tentang HAM di wilayah Papua," ujarnya.

Seperti diketahui, penyidik Polda Metro Jaya telah menaikkan status kasus pencemaran nama baik Luhut ini ke tingkat penyidikan.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa, 18 Januari 2022, Fatia dan Haris dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik.

Haris menyatakan bahwa dirinya dan Fatia masih berstatus saksi dalam kasus tersebut. Dia belum mengetahui apakah akan ada pemeriksaan lanjutan atau tidak.

Polisi sebelumnya mengatakan telah memberi ruang mediasi kepada kubu Luhut dengan Haris Azhar dan Fatia. Namun Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Auliansyah Lubis upaya mediasi tak membuahkan hasil.

Luhut sebelumnya mengatakan jika tak perlu lagi ada mediasi. Dia merasa lebih baik dalam konteks kasus ini, mereka bertemu di pengadilan.

Biar sekali-sekali belajar, lah. Kita ini kalau berani berbuat, berani bertanggung jawab," ujar Luhut. "Lebih baik ketemu di pengadilan saja. Kalau dia yang salah, ya, salah. Kalau saya yang salah, ya salah. Gitu."

Baca juga: Haris Azhar dan Fatia Beberkan Upaya Penyidik Jemput Paksa Mereka Hari Ini






Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

15 jam lalu

Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

Pada penerbangan internasional perdana itu sebanyak 135 penumpang tiba dari Malaysia dan 105 orang berangkat dari Padang menuju Kuala Lumpur.


Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

2 hari lalu

Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

Luhut juga memperingatkan jangan ada orang di BSSN yang berpolitik.


Paulus Waterpauw Laporkan Kuasa Hukum Lukas Enembe ke Bareskrim

2 hari lalu

Paulus Waterpauw Laporkan Kuasa Hukum Lukas Enembe ke Bareskrim

Laporan diajukan setelah Paulus mensomasi 2 x 24 jam ke tim kuasa hukum usai dituding terlibat dalam proses penetapan tersangka Lukas Enembe.


Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

3 hari lalu

Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diberikan kepercayaan oleh Jokowi selama 8 tahun.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

3 hari lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

3 hari lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

3 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

3 hari lalu

Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu siang dimulai dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan sorotan tajam terhadap Mendag.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

3 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

3 hari lalu

F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

PUPR akan mendukung gelaran Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023.