Kronologi Ayu Thalia Ditetapkan Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok

Ayu Thalia. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Kasie Humas Polres Metro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Hesti Mardiyanto menjelaskan kronologi penetapan tersangka Ayu Thalia dalam kasus pencemaran nama baik Nicholas Sean Purnama. Menurut Hesti, Ayu ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa belasan saksi. 

"Kami sudah memeriksa 14 orang saksi. Dari 14 orang saksi itu, selanjutnya perkara ini dinaikkan untuk tingkat proses penyidikan," ujar Hesti saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Januari 2022. 

Setelah mendapatkan keterangan saksi, penyidik kemudian memeriksa sejumlah barang bukti seperti pakaian hingga rekaman video CCTV. Setelah pemeriksaan saksi dan barang bukti rampung, polisi akhirnya mengambil keputusan menetapkan Ayu sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik

Soal kemungkinan Ayu menyelesaikan kasus ini dengan cara restorative justice alias berdamai, Hesti belum dapat memastikannya. "Nanti kita lihat perkembangan lebih lanjut, proses penyidikan masih berjalan," kata dia. 

Perseteruan antara Ayu dan putra Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok itu bermula dari laporan selebgram itu terhadap Sean atas dugaan penganiayaan di sebuah showroom mobil. Ayu, yang saat itu bekerja sebagai SPG di showroom tersebut menuding Nicholas Sean mendorongnya hingga terjatuh. Namun penyelidikan polisi atas kasus itu tak menemukan bukti pidana sehingga polisi memutuskan menghentikan kasus itu.

Nicholas Sean pun melaporkan balik Ayu Thalia ke Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis, 31 Agustus 2021. Ayu Thalia dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ihwal isu penganiayaan. Ayu disangka melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik. 

Baca juga: Jalan Panjang Seteru Ayu Thalia Versus Anak Ahok






Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

3 hari lalu

Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyebut ada aksi penipuan mengatasnamakan organisasi mereka


Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

3 hari lalu

Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

Ruben Onsu diwakili pengacaranya meminta pelaku menghapus konten-konten hoaks yang menyudutkan Betrand Peto secepatnya.


Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

6 hari lalu

Memphis Bubarkan Unit Polisi setelah Pemukulan Fatal

Para pengkritik mengatakan tim polisi khusus semacam ini cenderung menggunakan taktik-taktik kekerasan.


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

7 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

7 hari lalu

Asisten Hotman Paris Diduga Dianiaya di Tempat Hiburan

Asisten pribadi pengacara Hotman Paris Hutapea, Intan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria


Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

7 hari lalu

Ibu Muda yang Aniaya Anak Hingga Tewas di Klender Jadi Tersangka

NK, ibu muda berusia 20 tahun, menganiaya anaknya yang masih berusia dua tahun hingga tewas


Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

8 hari lalu

Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

Polres Tangerang Kota menangkap suami yang menganiaya istrinya dengan kapak hingga jarinya terputus.


Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

8 hari lalu

Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat perdata oleh Meikarta usai menuntut haknya. Apa saja janji manis yang sempat ditawarkan Meikarta sebelumnya?


Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

8 hari lalu

Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

Kasus Meikarta ramai diperbincangkan publik usai pengembang apartemen itu, PT MSU, menggugat 18 konsumennya. Siapa konglomerat di belakang MSU?


Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

8 hari lalu

Tak Hanya Digugat Rp 56,1 Miliar, Ternyata Ada Deretan Gugatan Lain dari PT MSU ke Konsumen Meikarta

Tidak hanya menggugat konsumennya Rp 56,1 miliar, pengembang apartemen Meikarta PT MSU ternyata mengajukan sederet gugatan lainnya. Apa itu?