Pasar Induk Kramat Jati Direvitalisasi, Wagub DKI: Tidak Menghentikan Aktivitas

Sejumlah buruh angkut membawa buah dan sayur di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 7 Januari 2022. Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya tahun ini berencana merevitalisasi Pasar Induk Kramat Jati seluas 14,7 hektare itu. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta Timur tidak akan menghilangkan fungsi pasar tersebut. Wagub DKI menambahkan, pasar induk punya peran vital dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Riza Patria menjamin aktivitas jual beli di Pasar Kramat Jati tetap berlangsung selama revitalisasi pasar.

"Keinginan dari pasar, ingin segera direnovasi sambil berjalan dengan tidak menghilangkan fungsi pasar dan tidak menghentikan aktivitas," kata Riza Patria di Jakarta, Jumat 11 Februari 2022.

Menurut Wagub DKI, revitalisasi Pasar Induk tetap harus memperhatikan keadilan bagi pedagang yang telah puluhan tahun berdagang di sana, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

"Pedagang UMKM harus mendapatkan kesempatan semua," kata Riza. "Tapi berikan juga kesempatan bagi pedagang lain untuk bersama-sama berdagang di sini."

Riza Patria minta pedagang diajak berdialog dalam proses revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati. "Semoga ke depan, ada kerja sama yang baik antara pasar dengan pedagang sehingga pasar ini lebih rapi dan tertata." 

Baca juga: Konsumen Keluhkan Hilangnya Tahu Tempe di Pasar Induk Kramat Jati






NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

6 jam lalu

NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

Ada 18 kabupaten yang menerima penghargaan.


Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

1 hari lalu

Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

Program keringanan utang yang diluncurkan pemerintah pada tahun ini telah membantu 2.109 debitur kecil.


Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

1 hari lalu

Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

Ganjar Pranowo mengungkap pentingnya penggunaan media sosial bagi pemimpin masa kini untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.


Depok Kaji Subsidi APBD untuk Bayar Bunga Bank Pinjaman UMKM

2 hari lalu

Depok Kaji Subsidi APBD untuk Bayar Bunga Bank Pinjaman UMKM

Pemkot Depok telah menginstruksikan BAZNAS Kota Depok untuk memberikan bantuan permodalan kepada sektor UMKM.


Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

2 hari lalu

Unggul Berdayakan UMKM, BRI Raih Dua Penghargaan BI Awards 2022

Dua gelar itu adalah Bank Pendukung UMKM Terbaik dan Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik.


BRI Kembali Gelar UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2022

5 hari lalu

BRI Kembali Gelar UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2022

Acara puncak UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2022 pada 14-18 Desember di Jakarta Convention Center.


Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

5 hari lalu

Kadin: Memajukan UMKM Indonesia agar Naik Kelas Menjadi Salah Satu Fokus Kami

Kamar Dagang dan Perindustrian (Kadin) Indonesia bakal berfokus pada sektor usaha mikro, kecil, menangah (UMKM) pada tahun 2023.


Ikuti Arahan Heru Budi, 2.188 Lapak Pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan Direvitalisasi

5 hari lalu

Ikuti Arahan Heru Budi, 2.188 Lapak Pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan Direvitalisasi

Sebanyak 2.188 lapak pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan direvitalisasi. Hal ini menindaklanjuti arahan Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi.


Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

7 hari lalu

Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

Lebih dari 700 siswa SMK bergabung dalam payung Gerakan AKAR Digital Indonesia dari Lazada.


DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Tingkat Realisasi Produk Dalam Negeri Tertinggi

7 hari lalu

DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Tingkat Realisasi Produk Dalam Negeri Tertinggi

Tingkat realisasi Produk Dalam Negeri (PDN) DKI Jakarta tertinggi di Indonesia, yaitu Rp 8,5 triliun.