Habis Dikeroyok, Ketum KNPI Haris Pertama Hadiri Sidang Ferdinand Hutahaean

Reporter

Ketua umum KNPI Haris Pertama. Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menghadiri sidang dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa Ferdinand Hutahaean. Di persidangan kali ini ia akan dimintai kesaksiannya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Semoga kesaksian yang saya berikan sebagai pelapor di persidangan ini, majelis hakim dapat memberikan hukuman maksimal kepada Ferdinand Hutahaean,” cuit Haris Pertama di akun Twitternya, Selasa, 22 Februari 2022.

Sehari sebelumnya Haris menjadi korban pengeroyokan di di salah satu restoran di Menteng, Jakarta Pusat.

Haris Pertama Menduga Pelaku Orang Suruhan

Haris merasa ia tidak memiliki masalah dengan orang-orang yang mengeroyoknya. Ia menduga ada dalang di balik pengeroyokannya. “Saya yakin orang-orang ini hanya dipergunakan oleh seseorang untuk menghabisi saya," ucap dia dikutip Antara.

Ia menjelaskan dirinya saat itu berada di salah satu restoran di Cikini untuk bertemu dengan tim hukum DPP KNPI pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB. Namun saat baru saja turun dari mobilnya, Haris mendadak diserang.

Haris Pertama menduga ia dipukul oleh tiga sampai empat orang. Ia merasa mendapat pukulan benda tumpul di bagian belakang. “Kepala saya sudah divisum. Dua orang yang hajar saya dari belakang sama di muka," ujarnya.

Malam tadi Haris Pertama melaporkan pengeroyokan dirinya ke Polda Metro Jaya. Laporan ketum KNPI itu telah diterima dengan nomor laporan LP/B/928/II/2020/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 21 Februari 2022.

Pada kesempatan terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Ketum KNPI Haris Pertama. "Laporannya sudah diterima, LP sudah jadi dan sedang dilakukan penyelidikan oleh penyidik, yang menangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya," katanya saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Sidang Ujaran Kebencian: Ferdinand Hutahaean Didakwa 4 Pasal






Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

4 hari lalu

Prajurit Meninggal Misterius di Makoopsud III Biak, TNI AU Lakukan Pendalaman

Satpom Koopsud III TNI AU Biak, Papua mendalami dugaan kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang prajurit.


Pengeroyokan Anak SMP di Cibubur hingga Tewas, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

8 hari lalu

Pengeroyokan Anak SMP di Cibubur hingga Tewas, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

Kronologi pengeroyokan di Cububur itu berawal saat korban yang sedang nongkrong diajak ke lokasi keributan oleh 3 orang tidak dikenal.


Di Bawah Kendali Elon Musk, Begini Twitter Cegah Para Pengiklan Lari

15 hari lalu

Di Bawah Kendali Elon Musk, Begini Twitter Cegah Para Pengiklan Lari

Ditanyakan oleh kalangan pengiklan, apakah aturan yang sama berlaku untuk Elon Musk dan semua orang di Twitter?


Pemerintah Pastikan Pasal Penodaan Agama di RKUHP Tidak Akan Menjadi Pasal Karet

33 hari lalu

Pemerintah Pastikan Pasal Penodaan Agama di RKUHP Tidak Akan Menjadi Pasal Karet

Menurut Aries, Pasal 302 RKUHP tentang penodaan agama, sudah disesuaikan dengan Konvensi Internasional Hak Sipil Politik (ICCPR).


Penggugat Ijazah Jokowi dan Gus Nur Ditahan Selama 20 Hari Kedepan di Kasus Ujaran Kebencian

40 hari lalu

Penggugat Ijazah Jokowi dan Gus Nur Ditahan Selama 20 Hari Kedepan di Kasus Ujaran Kebencian

Bareskrim Polri saat ini tengah melakukan penahanan terhadap penggugat ijazah Presiden Jokowi, Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur.


Tetapkan Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka Kasus Penistaan, Polisi Sebut Sudah Periksa 23 Saksi

43 hari lalu

Tetapkan Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka Kasus Penistaan, Polisi Sebut Sudah Periksa 23 Saksi

Polri menetapkan penggugat ijazah Jokowi yaitu Bambang Tri Mulyono sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian


Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

44 hari lalu

Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama

Penggugat ijazah Jokowi, Bambang Tri Mulyono ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama.


Polisi Tangkap Penggugat Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

44 hari lalu

Polisi Tangkap Penggugat Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Polisi menangkap Bambang Tri Mulyono yang menggugat soal dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi di Tebet pada hari ini.


Sidang Meme Patung Buddha Mirip Jokowi, Roy Suryo Terancam 6 Tahun Penjara

44 hari lalu

Sidang Meme Patung Buddha Mirip Jokowi, Roy Suryo Terancam 6 Tahun Penjara

Dalam kasus ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras dan golongan, Roy Suryo dijerat 3 pasal.


Profil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang Dilantik Sebagai Kepala LKPP

47 hari lalu

Profil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang Dilantik Sebagai Kepala LKPP

Hendrar Prihadi menjabat sebagai Wali Kota Semarang selama dua setengah periode sebelum akhirnya dilantik sebagai Kepala LKPP.