Kasus Penelantaran Anak, Bambang Pamungkas Telah Diperiksa pada Hari Minggu

Reporter

Manajer Tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. persija.id

TEMPO.CO, Jakarta - Eks pemain timnas sepak bola yang juga legenda Persija, Bambang Pamungkas telah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya pada hari Minggu kemarin, 6 Maret 2022. 

Bambang Pamungkas yang kini menjabat Manajer Persija itu diperiksa dalam kasus dugaan penelantaran anak yang dilaporkan oleh mantan istrinya, Amalia Fujiawati.

"Bambang pamungkas sudah diperiksa kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan seperti dikutip dari Antara, Senin, 7 Maret 2022. 

Bambang Pamungkas ajukan jadwal pemeriksaan 

Menurut Zulpan, penyidik semula telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bambang Pamungkas pada hari ini Senin, 7 Maret 2022. Namun Bepe, begitu Bambang lebih sering disapa, mengajukan permohonan pemeriksaan lebih awal karena hari ini ia mengaku ada kesibukan.

"Harusnya hari ini, kemarin dia mendahului, dia minta karena dia ada kesibukan hari ini," ujar Zulpan.

Zulpan belum bisa membeberkan materi pemeriksaan maupun jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Bambang Pamungkas. 

Bape telah dilaporkan oleh mantan istrinya, Amalia Fujiawati, ke Polda Metro Jaya pada tahun lalu, tepatnya Kamis 2 Desember 2021.

Laporan Amalia Fujiawati telah diterima dan terdaftar dengan nomor laporan LP/B/6039/XII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA. Adapun pasal yang dipersangkakan dalam laporan tersebut, yakni Pasal 76B jo 77B UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Polda Metro Jaya telah melakukan pemanggilan terhadap pelapor Bambang, yakni Amalia Fujiawati. Amalia telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi soal laporannya pada Senin, 3 Januari 2022 lalu. Amalia datang dengan membawa putrinya, yakni Jen Abell.

Amalia Fujiawati dilaporkan dalam kasus pencemaran nama baik

Namun dalam kasus yang lain, Amalia Fujiawati juga diperiksa atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Bambang Pamungkas. Kasus ini sudah bergulir di Polres Metro Depok. 

Amalia mengaku baru tahu ia dilaporkan dalam persangkaan pencemaran nama baik. Pelaporan itu sendiri lebih awal dari pada laporan yang ia masukkan ke Polda MetroJaya.

“Saya juga baru tahu, ternyata ini laporannya udah lama, tanggal 15 September 2021 jadi sudah lama sekali sebelum laporan saya di Polda atas penelantaran anak oleh Bambang,” kata Amalia saat  datang memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Depok, 19 Januari 2022.  

Menurut Amalia dirinya dituduh melakukan pencemaran nama baik Bambang Pamungkas karena menyebut dua anak yang ia asuk merupakan hasil pernikahannya dengan manajer Persija Jakarta itu. 

“Saya datang ke sini dengan iktikad baik, menyampaikan apa yang memang perlu disampaikan, faktanya seperti apa,” kata Amalia. “Faktanya bahwa ini memang anak Bambang Pamungkas," ujarnya. 

Jane Abell telah diperiksa penyidik Polda Metro 

Adapun Jane Abell, yang disebut sebagai anak Bambang Pamungkas juga telah menjalani pemeriksaan pada 3 Januari 2022 lalu di Polda Metro Jaya. 

Jane Abell mengungkapkan ia ditanya soal pernikahan antara ayah dan ibunya.  “Materi tentang kebenaran pernikahan antara ayah dan bunda. Lalu benarkah ada anak Anjani dan adik cowok. Sekitar itu saja,” ujarnya.

Penyidik, kata Jane Abell melontarkan sekitar 20 pertanyaan kepada dirinya. Kala itu, Jane menyebut ibunya, Amalia Fujiwati, bersedia untuk mencabut laporannya jika Bambang melaksanakan amar putusan hakim. “Mungkin akan dicabut (laporannya) oleh bunda,” tutur Jane.

Baca juga: Anak Bambang Pamungkas Diperiksa atas Dugaan Kasus Penelantaran






Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

7 hari lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.


Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

11 hari lalu

Handphone Keluarga yang Meninggal di Kalideres Banyak Memuat Kata Bernada Emosi Negatif

Anggota keluarga yang meninggal di Kalideres hanya memiliki dua handphone, digunakan secara bergantian dan jarang interaksi dengan pihak lain.


Satu Anggota Keluarga di Rumah Kalideres Sudah Jadi Mayat Sejak 13 Mei 2022

11 hari lalu

Satu Anggota Keluarga di Rumah Kalideres Sudah Jadi Mayat Sejak 13 Mei 2022

Berdasarkan kesaksian pegawai koperasi simpan pinjam yang datang ke rumah di Kalideres itu, satu anggota keluarga telah jadi mayat.


Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

12 hari lalu

Rencana Konfrontasi Teddy Minahasa Vs Dody Prawiranegara di Kasus Narkoba Ditunda

Penyidik Polda Metro rencananya akan mengkonfrontasi keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara dengan tersangka lainnya.


Daftar 11 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta Depok Tangerang Bekasi

16 hari lalu

Daftar 11 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta Depok Tangerang Bekasi

Polda Metro menyediakan 11 lokasi layanan Samsat keliling.


5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Buka Hingga Pukul 2 Siang

16 hari lalu

5 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Buka Hingga Pukul 2 Siang

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro membuka layanan SIM Keliling di 5 lokasi pada hari ini. Buka hingga pukul 2 siang.


Polisi Akui Pengungkapan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Rumit

16 hari lalu

Polisi Akui Pengungkapan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Rumit

Pengungkapan kasus kematian satu keluarga di Kalideres dinilai rumit. Polisi belum bisa mengungkap motif dan penyebabnya kematian.


Satu Keluarga Tewas di Kalideres Belum Terindikasi Ikut Sekte Tertentu

16 hari lalu

Satu Keluarga Tewas di Kalideres Belum Terindikasi Ikut Sekte Tertentu

Polisi belum bisa menyimpulkan bahwa satu keluarga tewas di Kalideres ikut aliran tertentu. Sejumlah buku-buku agama jadi barang bukti.


Ada Gunungan Sampah dan Bekas Makanan di Belakang Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres

17 hari lalu

Ada Gunungan Sampah dan Bekas Makanan di Belakang Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Polisi menjadikan gunungan sampah dan bekas makanan itu sebagai temuan untuk melengkapi pengungkapan kasus satu keluarga tewas di Kalideres.


Sepekan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Masih Misterius, Polisi Periksa Berbagai Barang Bukti

17 hari lalu

Sepekan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Masih Misterius, Polisi Periksa Berbagai Barang Bukti

Polisi masih memeriksa berbagai barang bukti yang ditemukan di rumah satu keluarga tewas di Kalideres itu. Tak mau gegabah menyimpulkan.