Earth Hour 2022, DKI Hemat Rp 247 Juta

Reporter

Foto udara cahaya gedung bertingkat saat peringatan Earth Hour di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu, 26 Maret 2022. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Aksi pemadaman lampu yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mendukung "Earth Hour" pada Sabtu, 26 Maret 2022 memengaruhi tiga hal, yaitu pengurangan energi, penghematan ekonomi, dan emisi gas karbon dioksida (CO2).

"Berdasarkan tabel perhitungan PLN, tercatat bahwa hasil pemadaman lampu selama satu jam dapat menghemat konsumsi listrik sebesar 171,55 megawatt hour (MW h), menghemat ekonomi sebesar Rp 247.837.924, dan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 160,23 ton CO2," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, 2 Maret 2022 dikutip dari Antara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta telah berpartisipasi dalam pemadaman lampu selama satu jam, dari pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB untuk mendukung "Earth Hour" pada 26 Maret 2022.

Pemadaman dilakukan di sejumlah titik di Ibu Kota antara lain:

  1. Seluruh bangunan atau gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (kecuali rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain-lain).
  2. Jalan Protokol dan Jalan Arteri.
  3. Simbol Kota Jakarta (Gedung Balai Kota, Monumen Nasional dan air mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha dan air mancurnya, Bundaran Hotel Indonesia dan air mancurnya, Patung Pemuda dan air mancurnya, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman).
  4. Jalan protokol dan Jalan Arteri pada lima wilayah kota administrasi yang telah dilakukan pemadaman lampu sebagai berikut:
  • Jakarta Pusat: Jalan Sudirman (Dukuh Atas sampai dengan Jalan Gedung Sampurna Strategic), Jalan Thamrin, putaran Jalan Merdeka kecuali Jalan Medan Merdeka Utara depan Istana Presiden), Jalan Gerbang Pemuda sampai Jalan Asia Afrika, Halaman Kantor Balai Kota, Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
  • Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
  • Jakarta Barat: Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
  • Jakarta Selatan: Jalan Prapanca Raya, Jalan Rasuna Said, Jalan Sudirman (Gedung Sampoerna Strategic sampai Patung Pemuda), dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
  • Jakarta Timur: Jalan Dr Soemarno, Jalan Raden Inten dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

"Sejumlah gedung milik swasta, seperti gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan apartemen berpartisipasi dalam pelaksanaan aksi pemadaman lampu," tambah Asep.

Asep mengatakan tujuan aksi pemadaman lampu tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penghematan energi, penghematan ekonomi, serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Selain itu, kegiatan mendukung Earth Hour ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam rangka Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon, yang mengimbau untuk melakukan pemadaman lampu sebanyak tiga kali dalam setahun dii antaranya, Peringatan Aksi Lingkungan pada Maret, Peringatan Hari Bumi pada 22 April, dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni.

Baca juga: Anies Baswedan Ajak Warga Jakarta Padamkan Lampu Saat Earth Hour






Menteri LHK Klaim Teknologi Hulu Migas Berdampak Signifikan Turunkan Emisi Karbon

1 hari lalu

Menteri LHK Klaim Teknologi Hulu Migas Berdampak Signifikan Turunkan Emisi Karbon

Menurut Siti, pemerintah menaruh harapan besar terhadap program penurunan emisi melalui penerapan teknologi maju oleh hulu migas.


COP27 Mesir: Apa Saja yang Gagal, yang Berhasil dan yang Baru

2 hari lalu

COP27 Mesir: Apa Saja yang Gagal, yang Berhasil dan yang Baru

Konferensi Perubahan Iklim PBB atau COP27 telah berakhir pada Minggu 20 November 2022. Kebanyakan ilmuwan iklim frustasi dengan hasilnya. Kenapa?


Gandeng Perusahaan Kanada, Whitesky Group Bakal Kembangkan Bandara AP I dengan Investasi USD 600 Juta

6 hari lalu

Gandeng Perusahaan Kanada, Whitesky Group Bakal Kembangkan Bandara AP I dengan Investasi USD 600 Juta

Whitesky Group menggandeng perusahaan asal Kanada, Sinobec Trading Inc, kerja sama untuk investasi dan pengembangan bandara yang dikelola PT AP I.


Kota-kota Ini Raih Predikat Tujuan Wisata Paling Berkelanjutan di Dunia

6 hari lalu

Kota-kota Ini Raih Predikat Tujuan Wisata Paling Berkelanjutan di Dunia

Sejumlah kota tujuan wisata di dunia mendapat predikat sebagai kota paling berkelanjutan berdasarkan indeks Global Destination Sustainibility .


Kemenparekraf dan Jejak.in Hitung Jejak Karbon dari Aktivitas KTT G20 Bali

9 hari lalu

Kemenparekraf dan Jejak.in Hitung Jejak Karbon dari Aktivitas KTT G20 Bali

Penghitungan carbon footprint atau jejak karbon ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.


Studi Kasus di Bandung, Zero Waste Kurangi Emisi Karbon Sebesar 10 Persen

11 hari lalu

Studi Kasus di Bandung, Zero Waste Kurangi Emisi Karbon Sebesar 10 Persen

Sayang, program zero waste akan berhadapan dengan kebijakan baru pembuangan akhir sampah yang gunakan insinerator.


Populasi Dunia Tembus 8 Miliar, PBB Peringatkan Soal Dampak Perubahan Iklim

11 hari lalu

Populasi Dunia Tembus 8 Miliar, PBB Peringatkan Soal Dampak Perubahan Iklim

Negara-negara Afrika termasuk yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.


World Bank Siap Dukung Transisi Energi Indonesia untuk Mengurangi Emisi Karbon

11 hari lalu

World Bank Siap Dukung Transisi Energi Indonesia untuk Mengurangi Emisi Karbon

Managing Director of Operations World Bank Axel van Trotsenburg mengungkapkan dukungannya terhadap langkah transformasi ekonomi Indonesia guna mengurangi emisi karbon.


Petronas Malaysia Alokasikan 20 Persen Belanja Modal untuk Dekarbonisasi

13 hari lalu

Petronas Malaysia Alokasikan 20 Persen Belanja Modal untuk Dekarbonisasi

Petronas mendukung kesepakatan negara-negara di dunia untuk mendorong net zero emission (NZE) atau nol energi bersih.


Luhut Geram Besar Emisi Karbon Banyak Negara Maju Peserta G20 Lampaui Ambang Batas

14 hari lalu

Luhut Geram Besar Emisi Karbon Banyak Negara Maju Peserta G20 Lampaui Ambang Batas

Menteri Luhut Pandjaitan membandingkan emisi karbon Indonesia dengan negara maju anggota G20. Apa hasilnya?