Pemkot Jakbar Ungkap Modus Koordinator PMKS di Ibu Kota

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Manusia gerobak musiman menunggu sedekah dari pengendara yang lewat di sepanjang trotoar Jalan Utama Cibubur-Transyogi, Jakarta, Senin 10 Mei 2021. Menjelang perayahan Idul Fitri 1442 H pengemis, manusia badut dan manusia gerobak mulai menjamur. Para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) ini berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Barat. Dalam sehari para PMKS dapat menghasilkan uang sebesar Rp 80 sampai Rp 120 ribu. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial atau PMKS menyerbu Ibu Kota sejak awal bulan Ramadan ini. Mereka kebanyakan duduk di pinggir jalan atau berkeliling ke permukiman warga untuk meminta uang.

Para PMKS itu datang ke Ibu Kota lewat para koordinator masing-masing. Pemerintah Kota Jakarta Barat membongkar modus para koordinator PMKS itu.

"Mereka diturunkan di satu wilayah, biasa tengah malam. Kemudian mereka menyebar ke kampung-kampung untuk beroperasi," kata Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat Suprapto, saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu, 20 April 2022.

Ia menjelaskan, umumnya, para koordinator PMKS itu menggunakan dua sampai tiga mobil untuk menurunkan gelandangan dan pengemis di pinggir jalan pada malam hari.

Setelah itu, para PMKS yang rata-rata terdiri dari pengemis, gelandangan, pengamen hingga manusia silver beroperasi dari pagi hingga menjelang sore. Mereka menyasar ke rumah warga, tempat umum hingga masjid.

Memasuki malam hari, mereka kembali ke titik pertemuan yang sudah dijanjikan koordinator untuk memberikan uang setoran.

Suprapto mengatakan pihaknya mendapat informasi itu dari para PMKS yang mereka jaring dalam razia. Namun dia mengakui jika koordinator itu sulit dijaring. Suprapto mengatakan hingga saat ini belum ada satu koordinator pun yang mereka tangkap.

Suprapto mengatakan hingga saat ini sudah 120 PMKS yang mereka jaring selama Ramadan.

Baca juga: Satpol PP DKI Dapat Laporan Soal Adanya Mobilisasi Pengemis ke Jakarta






Pengusaha Diminta Bayar Karyawan sesuai UMP, Jakbar: Sila Warga Mengadu

2 hari lalu

Pengusaha Diminta Bayar Karyawan sesuai UMP, Jakbar: Sila Warga Mengadu

Jakarta Barat mengingatkan seluruh pengusaha di wilayah tersebut untuk menggaji karyawan sesuai batas Upah Minimum Provinsi (UMP).


Polsek Tambora Bujuk ODGJ yang Sering Bawa Senjata Tajam agar Mau Diobati

9 hari lalu

Polsek Tambora Bujuk ODGJ yang Sering Bawa Senjata Tajam agar Mau Diobati

Warga Tambora, Jakarta Barat, menginformasikan ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang suka membawa senjata tajam jika sedang kumat


Cerita PKL Kota Tua Jakarta Senang Raih Untung setelah Pindah ke Gedung Kantor Pos

10 hari lalu

Cerita PKL Kota Tua Jakarta Senang Raih Untung setelah Pindah ke Gedung Kantor Pos

Para pedagang kaki lima (PKL) mengaku meraih keuntungan setelah pindah ke gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, Jakarta Barat.


DPRD DKI Tetapkan Dana Hibah per Yayasan Rp 25 Juta

16 hari lalu

DPRD DKI Tetapkan Dana Hibah per Yayasan Rp 25 Juta

DPRD DKI meminta jangan sampai satu yayasan bisa menerima dua kali dana hibah.


Satpol PP DKI Gusur Puluhan Lapak PKL dan Razia PPKS di Sekitar Masjid Istiqlal

31 hari lalu

Satpol PP DKI Gusur Puluhan Lapak PKL dan Razia PPKS di Sekitar Masjid Istiqlal

30 lapak milik PKL digusur dan tiga warga PPKS di sekitar Masjid Istiqlal dibawa oleh petugas gabungan Satpol PP, Dinas Sosial, dan Dinas Perhubungan


BPS DKI Jakarta Data Tuna Wisma di 12 Titik Jakarta Selatan, Berharap Tak Takut

32 hari lalu

BPS DKI Jakarta Data Tuna Wisma di 12 Titik Jakarta Selatan, Berharap Tak Takut

BPS DKI Jakarta mendata warga yang tak bertempat tinggal (tuna wisma) di 12 titik Jakarta Selatan sebagai kegiatan awal registrasi sosial ekonomi.


Bupati Kediri Minta Dinsos Kolaborasikan Data Bersama BPS

38 hari lalu

Bupati Kediri Minta Dinsos Kolaborasikan Data Bersama BPS

Pemutakhiran data sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan data yang selama ini terjadi di Kabupaten Kediri


Gelandangan di Pancoran Ditangkapi Demi Kenyamanan dan Keamanan

43 hari lalu

Gelandangan di Pancoran Ditangkapi Demi Kenyamanan dan Keamanan

Tim gabungan dari Polsek Pancoran, Satpol PP menggelar operasi penangkapan terhadap PMKS atau gelandangan.


Cerita Heru Budi Setiap Hari Lihat Gelandangan Bawa Bayi Didrop dari Arah Bekasi

44 hari lalu

Cerita Heru Budi Setiap Hari Lihat Gelandangan Bawa Bayi Didrop dari Arah Bekasi

Heru Budi meminta Dinas Sosial DKI untuk mencari tahu gelandangan tersebut agar bayinya bisa memperoleh Kartu Jakarta Sehat.


Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

29 September 2022

Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

Polisi menangkap Suhendra, pemilik Yayasan Ayah Sejuta Anak, atas dugaan tindak pidana perdagangan orang