Polisi Bongkar Penjualan Ayam Potong Berformalin di Tangerang Jelang Lebaran

Barang bukti ayam potong berformalin yang disita oleh Polsek Neglasari, Tangerang, Sabtu, 30 April 2022. Setelah diuji, potongan ayam ini positif mengandung formalin baik di kulit maupun di daging ayam. Foto: Polsek Neglasari

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sektor Neglasari Kota Tangerang mengungkap peredaran ayam potong berformalin jelang Lebaran 1 Syawal 1443 Hijriah besok.  

Polisi menggerebek dua tempat pemotongan ayam yang diduga menggunakan formalin. Pada saat penggerebekan, polisi menemukan ayam potong yang tengah direndam di cairan berformalin. Dalam penggerebekan ini tiga orang tersangka ditangkap. 

Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Komarudin menjelaskan penggrebekan dilakukan oleh Polsek Neglasari pada hari Sabtu 30 April 2022 Pukul yaitu H-2 Lebaran Idul Fitri.  

“Kronologi pengungkapan kasus ini berawal dari Polsek Neglasari mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya dua lokasi usaha ayam potong yang menggunakan formalin di Kampung Kedaung Wetan Kecamatan Neglasari Kota Tangerang," kata Komarudin, Ahad 1 Mei 2022.

Pada saat kejadian, menurut Komarudin, kemudian Polsek Neglasari yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama langsung mendatangi TKP dan menemukan tindak pidana ini. Polisi juga berhasil menangkap tiga orang tersangka di lokasi kejadian.  

Tempat pemotongan ayam itu beralamat di Kampung Kedaung Wetan RT.007 RW.004 Kelurahan Kedaung Wetan Kecamatam Neglasari Kota Tangerang, Banten.  

Tim Polsek menangkap tangan para pelaku yang sedang melakukan pemotongan ayam potong. Setelah ayam dipotong dan dibersihkan, ayam tersebut dimasukkan kedalam boks plastik yang berisikan cairan formalin dan sudah dicampur dengan air.

"Reskrim Polsek Neglasari menyita sampel 50 ekor ayam potong, tiga sampel boks plastik berisikan cairan formalin, dan satu botol bekas air mineral berisikan cairan formalin.” beber Kombes Komarudin.  

Kejadian serupa juga ditemukan di TKP kedua tidak jauh dari lokasi pertama, Polisi juga berhasil menangkap para pelaku yang sedang merendam ayam potong kedalam box plastik berisikan cairan formalin. 

Di TKP ini disita tujuh ekor ayam potong yang sedang direndam, satu sampel boks plastik berisi cairan formalin, dan satu botol bekas air mineral berisi cairan formalin. 

Para tersangka mengakui bahwa pemotongan ayam tersebut sudah dilakukan kurang lebih enam tahun di wilayah Neglasari. Distribusi penjualan ayam potong berformalin itu dijual ke Pasar Babakan, Kecamatan Tangerang. 

Maksud dan tujuan mereka menggunakan formalin, disampaikan Komarudin agar ayam bisa bertahan lebih lama, awet, dan dagingnya tidak lembek.

Para pelaku ingin mencari untung lebih dengan merendam ayam potong dengan formalin yang membahayakan kesehatan.

"Maksud dan tujuan para tersangka menggunakan formalin tersebut hanya agar ayam potong bisa bertahan lebih lama atau awet dan  daging ayam tersebut tidak lembek," jslas Komarudin. 

Polsek Neglasari juga langsung melakukan pengembangan dengan melakukan penangkapan terhadap penyuplai formalin kepada para pengusaha ayam potong ini. Berhasil ditangkap tersangka SUM Als Bodrex. Pada saat penangkapan didapati barang bukti tujuh jerigen ukuran lima liter berisi cairan formalin.  

Ketiga tersangka tersebut berinisial SU warga Lamongan, RJ dan SUM yang merupakan warga Kedaung Wetan Tangerang. 

Para karyawan atau pekerja di rumah potong ayam tersebut, menurut Komarudin tidak dijadikan tersangka namun hanya menjadi saksi saja. Yang dijadikan tersangka adalah pemilik dari usaha ayam potong tersebut.  

Hasil pengujian formalin terhadap dua sampel ayam potong dari dua TKP yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menyebut hasil positif mengandung formalin baik di kulit maupun di daging ayam.  

"Sampel BB ayam potong telah dilakukan tes uji formalin oleh team uji rapid test kit formalin Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang yang dilakukan oleh drh Dinda dan Kabid K2KP Sdr Mamet dengan hasil positif mengandung formalin baik di kulit maupun di daging ayam," ujar Komarudin.  

“Ketiga tersangka kami sangkakan dengan Pasal 136 Huruf B Jo pasal 75 ayat (1) UU RI No. 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU RI No. 6 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).” pungkasnya.

Baca juga: Ikan Bandeng di Pasar Kaget Rawa Belong Menjelang Imlek Dijamin Bebas Formalin






Stok Kosong, Bulog Tangerang Akui Sulit Dapatkan Minyakita

2 jam lalu

Stok Kosong, Bulog Tangerang Akui Sulit Dapatkan Minyakita

Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog Tangerang mengakui stok Minyakita di wilayah Tangerang kosong.


Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

9 jam lalu

Komplotan Pembobol ATM Kuras Rp 104 Juta dari Rekening Korban, Polisi Buka Call Center Pengaduan

Kapolres Metro Tangerang mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pembobol ATM dengan modus ganjal ATM ini segera lapor.


Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

2 hari lalu

Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

Paniti penyelenggara menyebut suporter Persita Tangerang ingin memberikan tekanan terhadap pedukung Persis Solo.


Polisi Tangkap 7 Suporter Persita Tangerang usai Bus Pemain Persis Solo Dilempari

3 hari lalu

Polisi Tangkap 7 Suporter Persita Tangerang usai Bus Pemain Persis Solo Dilempari

Sejumlah orang melempari bus official Persis Solo usai Persita Tangerang ditahan imbang dalam lanjutan Liga 1


Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

6 hari lalu

Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

Polres Tangerang Kota menangkap suami yang menganiaya istrinya dengan kapak hingga jarinya terputus.


Ada Kiriman Ular Kobra Sebelum Anies Baswedan Datang, Eks Gubernur Banten: Ini Kejahatan Politik

6 hari lalu

Ada Kiriman Ular Kobra Sebelum Anies Baswedan Datang, Eks Gubernur Banten: Ini Kejahatan Politik

Sekarung ular kobra dikirimkan ke rumah mantan Gubernur Banten Wahidin Halim sebelum kedatangan Anies Baswedan.


Polisi Tembak Kaki Begal yang Bunuh Tukang Ojek Pangkalan di Tangerang Karena Mencoba Kabur

8 hari lalu

Polisi Tembak Kaki Begal yang Bunuh Tukang Ojek Pangkalan di Tangerang Karena Mencoba Kabur

Polisi menembak kaki begal yang membunuh tukang ojek pangkalan di Tangerang. Mencoba kabur saat mau ditangkap.


Lansia Tukang Ojek yang Tewas di Tangerang Diduga Dibegal Penumpangnya Sendiri

9 hari lalu

Lansia Tukang Ojek yang Tewas di Tangerang Diduga Dibegal Penumpangnya Sendiri

Sardani, pengemudi ojek pangkalan (opang), yang tewas menjadi korban begal sempat melakukan perlawanan


Bukan Ojol, Lansia yang Ditemukan Tewas di Tangerang Sopir Ojek Pangkalan Korban Begal

9 hari lalu

Bukan Ojol, Lansia yang Ditemukan Tewas di Tangerang Sopir Ojek Pangkalan Korban Begal

Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas bersimbah darah di Desa Karang Tengah, Kabupaten Tangerang


Jasad Pria yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tangerang Seorang Pengemudi Ojol

9 hari lalu

Jasad Pria yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tangerang Seorang Pengemudi Ojol

Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di Karang Tengah, Kabupaten Tangerang diketahui sebagai pengemudi ojol.