Jakarta Tetap Jadi Tujuan Ribuan Orang untuk Mencari Kerja Usai Lebaran

Reporter

Pemudik membawa barang bawaanya setibanya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu, 8 Mei 2022. Ribuan pemudik dengan bus antar kota antar provinsi (AKAP) sudah mulai berdatangan ke Jakarta melalui terminal Kampung Rambutan. Sementara itu, puncak arus balik di terminal tersebut diprediksi akan terjadi pada Sabtu 7 Mei hingga 8 Mei 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Fenomena urbanisasi atau datangnya orang-orang dari daerah ke Ibu Kota Jakarta usai Lebaran diperkirakan masih tetap terjadi, termasuk pada tahun 2022 ini.      

Jumlah pendatang baru di DKI Jakarta usai Lebaran pada tahun ini diproyeksikan juga bakal naik seiring dengan pulihnya perekonomian dan terkendalinya kasus Covid-19.

50.000 pendatang baru diprediksi tiba di Jakarta usai Lebaran

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memprediksi jumlah pendatang baru di ibu kota Jakarta mencapai 50.000 orang pada arus balik Lebaran tahun ini.

Fenomena perpindahan penduduk dari banyak daerah ke Jakarta diprediksi masih akan terus terjadi, meski Presiden Jokowi telah memulai proses pindah ibu kota dari Jakarta ke IKN Nusantara di Kalimantan Timur.  

Cerita impian dan harapan para pendatang ke Jakarta

Salah satu pendatang baru di Jakarta itu adalah Anggi, wanita 24 tahun asal Bandung, Jawa Barat. Ia mengatakan dirinya datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan atau koneksi, karena lapangan pekerjaan baru lebih banyak di Jakarta bila dibandingkan dengan di daerah.

"Teman saya pernah bercerita mengenai keberhasilan orang-orang desa di Jakarta dan bagaimana kehidupan di kota-Kota Besar," kata Anggi.

Tradisi merantau ke Jakarta memang sudah berlangsung sejak lama. Jakarta masih menjadi magnet bagi banyak orang untuk mencari rezeki. Kota ini pun menjadi melting pot, tempat bertemunya banyak orang dari berbagai latar belakang kebudayaan. 

Meski mungkin nantinya Jakarta tak lagi menjadi Ibu Kota, akan tetapi Jakarta tetap menjadi mimpi orang-orang daerah untuk mendapat pekerjaan yang layak.

"Alasan saya datang ke Jakarta dan ingin tinggal disini, karena kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar dan juga memiliki tingkat kehidupan yang lebih baik," jelasnya.

Sejak Era Anies Baswedan tak ada lagi operasi yustisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak era Gubernur Anies Baswedan telah meniadakan operasi yustisi yang merazia orang-orang yang datang ke Jakarta usai libur Lebaran. Anies menyatakan Jakarta adalah rumah bagi semua. 

"Jadi kami tidak pernah ada pembatasan apalagi larangan orang datang ke Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria seperti dikutip dari Antara, Selasa, 10 Mei 2022. 

Meski begitu, Riza Patria meminta kepada para pendatang agar memiliki tujuan yang jelas berada di Jakarta, sudah memiliki pekerjaan dan tempat tinggal yang pasti.

Tak hanya itu, ia juga meminta para pendatang untuk memastikan kembali calon tempatnya bekerja agar tidak timbul permasalahan.

ANNISA APRILIYANI

Baca juga: Pendatang Baru yang ke Jakarta Tahun ini Diprediksi Setinggi pada 2019






Anies Baswedan Jadi Kader, Pemuda Pancasila Siap Dukung di Pilpres 2024

9 jam lalu

Anies Baswedan Jadi Kader, Pemuda Pancasila Siap Dukung di Pilpres 2024

Anies Baswedan mendapat kartu tanda anggota Pemuda Pancasila dengan nomor keanggotaan 0000007.


Resmi Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Anies Baswedan Pakai Seragam Loreng

13 jam lalu

Resmi Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Anies Baswedan Pakai Seragam Loreng

Anies Baswedan mendapat kartu anggota Pemuda Pancasila dengan nomor 0000007.


Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

13 jam lalu

Firli Bahuri Desak Kasus Formula E Naik ke Penyidikan, Anies Baswedan Hanya Tersenyum

Keinginan Firli untuk menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka ini diduga berhubungan dengan isu Pilpres 2024.


Eks Komisioner KPK Bilang Ada Indikasi Kuat Anies Baswedan Ingin Dikriminalisasi

15 jam lalu

Eks Komisioner KPK Bilang Ada Indikasi Kuat Anies Baswedan Ingin Dikriminalisasi

KPK dikabarkan telah melakukan sejumlah gelar perkara untuk membahas kasus Formula E. Disebut-sebut menyasar Anies Baswedan.


Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

15 jam lalu

Politikus NasDem Sebut Kasus Formula E Clear saat Anies Baswedan Beri Keterangan

Sejumlah sumber Tempo mengungkapkan adanya upaya sistematis membuat Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus Formula E.


Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

16 jam lalu

Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, NasDem: Jika Benar Membahayakan Demokrasi

Partai NasDem meminta KPK mengklarifikasi kabar soal upaya menjadikan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Formula E.


DKI Kembali Gelar Lomba Baca Jakarta, Tantangan Membaca Buku Selama 30 Hari

16 jam lalu

DKI Kembali Gelar Lomba Baca Jakarta, Tantangan Membaca Buku Selama 30 Hari

Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar lomba Baca Jakarta, tantangan membaca buku selama 30 hari.


Anies Baswedan Bicara Soal Politik Identitas di Hadapan Ratusan Anak Muda

17 jam lalu

Anies Baswedan Bicara Soal Politik Identitas di Hadapan Ratusan Anak Muda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas soal politik identitas dalam kontestasi politik Indonesia. Singgung soal rekam jejak.


Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

17 jam lalu

Manuver Firli Menjegal Anies Baswedan

Ketua KPK Firli Bahuri ditengarai meminta anak buahnya segera menetapkan Anies Baswedan menjadi tersangka korupsi ...


Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

18 jam lalu

Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

Pendukung Anies Baswedan meminta Presiden Jokowi menggunakan APBN untuk lebih fokus untuk membantu masyarakat menghadapi resesi ekonomi.