Massa di GBK Mulai Bubarkan Diri, Orator Ingatkan Coblos Partai Buruh

Ribuan buruh memadati kawasan GBK, Jakarta Pusat untuk mengikuti aksi May Day pada Sabtu, 14 Mei 2022. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Massa buruh yang mengikuti acara May Day Fiesta 2022 mulai keluar dari lapangan sepakbola Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sore ini. Dari pantauan Tempo, massa melaju ke pintu keluar sekitar pukul 15.50 WIB.

Mereka keluar dari pelbagai pintu masuk, seperti Zona 7 dan 9. Di Zona 7, GBK tampak dipenuhi massa berbaju oranye. "Coblos Partai Buruh!" kata orator May Day Fiesta 2022 yang suaranya terdengar dari luar lapangan sepakbola GBK.

Beberapa massa tak langsung menuju bis rombongan yang terparkir di kawasan GBK. Ada yang masih duduk-duduk di taman dekat pintu Zona 7. Ada juga yang mengenyangkan perutnya dengan membeli makan di stand dekat pintu tersebut.

Hari ini Partai Buruh menggelar May Day Fiesta 2022 di GBK Jakarta. Jumlah peserta acara dibatasi maksimal hanya 50 ribu orang alias setengah dari rencana, yaitu 100 ribu orang.

Pengurangan jumlah massa itu adalah syarat yang diberikan Sekretariat Negara (Setneg) dan kepolisian apabila Partai Buruh ingin menghelat acara di GBK. Syarat lainnya adalah peserta mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, melakukan tes antigen, serta sudah divaksin booster.

"Itulah kesepakatan akhirnya boleh menggunakan GBK. JIS dan Istora tidak jadi kami gunakan," ujar Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat konferensi pers sebelum acara dimulai hari ini.

Partai Buruh mendeklarasikan perjuangan buruh dengan menyampaikan 18 tuntutan dalam May Day Fiesta 2022. Acara tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Sebelum berangkat ke GBK, buruh menggelar demonstrasi di Gedung DPR pukul 10.00-12.00 WIB.

Partai Buruh Targetkan Raih 5,6 Juta Suara di Pemilu 2024

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal optimistis partai yang dipimpinnya bisa berjaya dalam Pemilu 2024. Menurut Said, Partai Buruh memiliki basis massa yang besar dan tersebar di sejumlah provinsi.

"Target kami 5,6 juta suara sah. Basis kami enggak seluruh Indonesia, tapi di Jabar, Jatim, Banten, DKI, Kepri, Sulsel, Banjarmasin dan daerah lainnya. Cukup 10 Provinsi kumpulin 6 juta suara," ujar Said Iqbal di GBK, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Mei 2022.

Said menerangkan, dari Provinsi Jawa Barat saja partainya menargetkan bisa menggaet 4 juta suara. Said optimistis karena Provinsi Jawa Barat merupakan basis Partai Buruh terbesar. Lalu untuk DKI Jakarta, Said menyebut partainya bisa masuk dalam tiga besar partai yang memperoleh suara terbesar.

"Benar ini, sungguh-sungguh. Asal kami tidak dikerjai saat verifikasi di KPU," ujar Said.

Said menyebut, saat ini Partai Buruh sudah berhasil menyusun kepengurusan di 34 provinsi, 480 kabupaten/kota, dan lebih dari 3.000 kecamatan di Pemilu 2024. Dengan kader militan teregistrasi KTA Partai Buruh maupun lewat NIK KTP hingga saat ini 250.000 orang dengan target hingga Agustus 2022 sebanyak 513.250 orang kader Partai Buruh yang teregistrasi dari NIK KTP.

"Ada 10 Bupati/Wali Kota yang kami persiapkan (harapannya) lolos. Lima di antaranya yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Jayapura, Purwakarta, dan Batang. Itu pasti menang karena basis buruh," kata Said.

LANI DIANA | JULNIS FIRMANSYAH

Baca juga: Partai Buruh Batal Pakai JIS, Said Iqbal: Cari Tempat Susah






100 Ribu Jemaat Gereja Tiberias Indonesia akan Rayakan Natal di GBK

1 hari lalu

100 Ribu Jemaat Gereja Tiberias Indonesia akan Rayakan Natal di GBK

Gereja Tiberias Indonesia mengklaim sudah mendapat izin pemerintah untuk merayakan Natal di GBK


Demo Buruh Bubar, Lalu Lintas di Lokasi Sempat Tersendat

2 hari lalu

Demo Buruh Bubar, Lalu Lintas di Lokasi Sempat Tersendat

Massa buruh yang berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta mulai membubarkan diri. Lalu lintas di sekitarnya sempat tersendat.


Tuntut Heru Budi Putuskan UMP 2023 Naik 10 Persen, Buruh: Angka yang Wajar untuk Jakarta

2 hari lalu

Tuntut Heru Budi Putuskan UMP 2023 Naik 10 Persen, Buruh: Angka yang Wajar untuk Jakarta

Buruh menggelar demonstasi di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat hari ini sehubungan dengan UMP Jakarta 2023. Mereka menolak keputusan Heru Budi.


Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

3 hari lalu

Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

Kenaikan UMK 2023 sebesar 9,65 persen diklaim paling moderat dan rasional.


Mengenali Sejarah Stadion GBK dan Musisi Luar Negeri yang pernah Konser di Sana

3 hari lalu

Mengenali Sejarah Stadion GBK dan Musisi Luar Negeri yang pernah Konser di Sana

Konser Blackpink dan Raisa di Stadion Gelora Bung Karno atau Stadion GBK awal tahun depan akan batal


Serikat Pekerja Desak Heru Budi Hartono Revisi UMP DKI 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

3 hari lalu

Serikat Pekerja Desak Heru Budi Hartono Revisi UMP DKI 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Serikat pekerja mendesak Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono merevisi besaran UMP DKI 2023 menjadi Rp 51 juta atau naik 10,5 persen.


Bukan JIS, Persija Ingin Bermarkas di GBK di Sisa Musim Liga 1

3 hari lalu

Bukan JIS, Persija Ingin Bermarkas di GBK di Sisa Musim Liga 1

Klub Persija Jakarta ingin bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2022-2023.


Joko Widodo Bertemu Relawan Jokowi di SUGBK, Segini Biaya Sewa Stadion GBK

4 hari lalu

Joko Widodo Bertemu Relawan Jokowi di SUGBK, Segini Biaya Sewa Stadion GBK

Pertemuan Presiden Joko Widodo bertemu relawan Jokowi di SUGBK banyak mendapat sorotan. Mau tahu berapa tarif atau biaya sewa Stadion GBK?


China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

4 hari lalu

China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

Pemerintah China semakin banyak memberlakukan lockdown di kota-kota karena antisipasi penyebaran Covid-19. Protes anti-lockdown terus berlangsung.


Buruh Bakal Demo, UMP DKI 2023 Dinilai Tidak Sesuai Formula Permenaker

4 hari lalu

Buruh Bakal Demo, UMP DKI 2023 Dinilai Tidak Sesuai Formula Permenaker

Presiden Aspek menilai angka 5,6 persen tidak sesuai dengan perumusan penetapan UMP yang terdapat dalam Permenaker.